15 Tahun PDIP tak Punya Gubernur di Jatim, Fuad Minta Kader Banteng Menangkan Risma-Gus Hans

Reporter : Redaksi
Fuad Benardi (kiri)

SURABAYA – Bendahara Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, Fuad Benardi meminta seluruh kader dan simpatisan PDIP tegak lurus untuk memenangkan pasangan calon (paslon) yang direkomendasi partai. Terutama di Pilgub Jatim 2024.

Menurutnya, sejak Pilkada langsung atau selama 15 tahun terakhir, PDIP belum pernah mempunyai gubernur di Jawa Timur.

Baca juga: PDI Perjuangan Jatim Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an dan Santunan Anak Yatim di Probolinggo

“Insya Allah Pilkada serentak 2024 ini bisa menjadi momen kita untuk punya Gubernur Jawa Timur dari PDI Perjuangan,” kata Fuad seperti dilansir laman resmi PDIP Jatim, Senin (18/11/2024).

Rasa optimis itu dilatarbelakangi Risma-Gus Hans mempunyai rekam jejak dan kinerja yang jelas, baik, dan tidak bisa diragukan lagi.

Fuad juga menjelaskan, program yang dicanangkan saat ini, pendidikan dan kesehatan gratis, serta pembangunan infrastruktur yang memadai dan merata, sudah dilakukan Risma saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

“Program sekolah gratis ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pendidikan yang layak dan merata,” ucapnya.

Baca juga: Gas Pol Penguatan Ekologis, Hasto dan Kader Banteng Surabaya Tanam Ribuan Mangrove

Penyelenggaraan pendidikan, lanjutnya, merupakan kewajiban dan tugas pemerintah, sehingga harus bisa diakses oleh seluruh masyarakat. Bukan hanya keluarga atau anak-anak yang mampu saja.

Sementara program kesehatan gratis, menurut hitung-hitungan Risma, berdasarkan kemampuan APBD Provinsi Jawa Timur, dapat direalisasikan.

“Saya yakin, semua program yang dicanangkan Bu Risma-Gus Hans bisa terealisasi,” terangnya.

Baca juga: PDI Perjuangan Probolinggo Tolak Pilkada Lewat DPRD: "Pengkhianatan terhadap Kedaulatan Rakyat"

Di sisi lain, Risma mempunyai latar belakang pendidikan arsitek, sehingga program pembanguan infrastruktur yang efektif dan efisien juga sangat bisa untuk direalisasi.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu juga berharap, 3 program prioritas Risma-Gus Hans bisa diinformasikan atau disosialisasikan kepada masyarakat.

“Risma merupakan pemimpin yang amanah dan selama menjabat, baik sebagai wali kota maupun menteri sosial, kantornya tidak pernah digerebek oleh kejaksaan maupun KPK,” tutupnya. (pdip)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru