Komisi B Dorong GenZ Masuk Koperasi: Surabaya Siapkan Lompatan Ekonomi Baru

Reporter : Redaksi
Anggota Komisi B dari Fraksi PKS, Hj. Enny Minarsih

SURABAYA - Komisi B DPRD Surabaya menilai langkah Wali Kota Eri Cahyadi yang mulai mengajak GenZ terlibat dalam ekosistem koperasi modern sebagai terobosan penting bagi masa depan ekonomi kerakyatan di kota ini.

Anggota Komisi B dari Fraksi PKS, Hj. Enny Minarsih, mengatakan ajakan Eri untuk memperkuat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui peran generasi muda sejalan dengan kebutuhan transformasi koperasi di era digital. Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi kunjungan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, dalam agenda “Indonesia Punya Kamu” di Gedung ACC Unair, Senin (24/11/2025).

Baca juga: KBS Jadi Perumda, Ketua Komisi B Ingatkan Jangan Bebani Pengunjung

Menurut Enny, GenZ memiliki posisi strategis karena generasi ini tumbuh dengan kecakapan digital yang kuat. “Mereka sudah terbiasa dengan ekosistem digital. Ini modal besar untuk memperkuat koperasi dan UMKM agar bisa menembus pasar yang jauh lebih luas,” ujarnya di Surabaya, Selasa (25/11/2025).

Enny juga menyoroti besarnya demografi GenZ di Surabaya. Berdasarkan data yang ia miliki, GenZ mencapai 24,80 persen dari total penduduk, sehingga peran mereka dalam koperasi akan sangat menentukan arah pengembangan ekonomi lokal.

Baca juga: Kader IPNU Harus Dua Langkah Lebih Maju, Faridz Afif Tekankan Pentingnya Pendidikan hingga S2

Dengan melibatkan generasi muda, kata Enny, koperasi akan lebih mudah membangun inovasi, memperkuat partisipasi, dan meningkatkan kepercayaan publik. “Koperasi kita bisa tampil lebih relevan dan modern. Ini momentum untuk memperbaiki citra koperasi sekaligus memperbesar kontribusinya ke masyarakat,” tegasnya.

Politisi PKS yang juga pelaku UMKM itu menilai sinergi antara koperasi dan UMKM sangat mungkin menjadi motor pertumbuhan ekonomi Surabaya. Terlebih, perkembangan UMKM dalam empat tahun terakhir meningkat signifikan. Data Dinkopumdag mencatat jumlah UMKM Surabaya melonjak dari 60 ribu pada 2021 menjadi lebih dari 106 ribu unit usaha pada 2025, atau tumbuh sekitar 40 persen.

Baca juga: Gus Afif Buka Suara Soal Relokasi RPH Pegirian Surabaya: Relokasi Tetap Jalan, Keluhan Jagal Difasilitasi

“Jika koperasi bergerak bersama UMKM dan dipimpin energi kreatif GenZ tanpa meninggalkan pengalaman generasi sebelumnya, maka denyut ekonomi kerakyatan Surabaya akan semakin kuat,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Eri menegaskan komitmen Pemkot untuk membuka kolaborasi seluas-luasnya dalam penguatan koperasi. Ia menilai generasi muda memegang peran penting dalam mendorong percepatan transformasi ekonomi berbasis partisipasi warga. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru