SURABAYA - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono mendorong Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah serius untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Ia menilai, pengendalian harga merupakan tanggung jawab strategis pemerintah daerah agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga musiman.
“Jelang Nataru permintaan bahan pokok memang meningkat. Tapi jika pemkot mampu menjaga stabilitas harga, itu sangat membantu masyarakat. Prinsip ekonomi sudah jelas: ketika demand naik, harga cenderung ikut naik,” ujar Buleks Sapaan Akrabnya, Rabu (3/12).
Baca juga: Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak
Buleks menyatakan harga kebutuhan seperti beras, telur, ayam, daging, gula pasir, dan minyak goreng hingga awal Desember masih stabil. Namun ia mengingatkan Pemkot dan PD Pasar Surya untuk tidak lengah dan tetap memperketat monitoring harga di lapangan.
Selain pengawasan, ia mendesak pemerintah memperluas penggunaan papan digital harga di pasar-pasar sebagai sistem informasi real time bagi masyarakat. Menurutnya, transparansi harga adalah bagian dari pelayanan publik yang harus diperkuat.
Baca juga: SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?
“Konsumen butuh kepastian harga, apalagi untuk kebutuhan Natal. Informasi harga yang jelas membuat masyarakat tidak bingung,” jelasnya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengapresiasi kerja sama perdagangan antardaerah yang telah dibangun Pemkot dengan Blitar, Kediri, Banyuwangi, dan Jember sebagai pemasok komoditas utama seperti ayam, telur, beras, dan cabai. Dengan jaringan pasok yang kuat, ia melihat Surabaya tidak akan menghadapi masalah ketersediaan bahan pokok.
Baca juga: Dukung Penolakan Warga Barata Jaya, DPRD Surabaya Desak Audit Izin Toko Miras Spiritshaus
Namun demikian, ia menekankan bahwa stabilitas harga dan kecukupan stok tetap menjadi prioritas yang harus dijaga pemerintah pada momentum hari besar keagamaan.
“Kami percaya Pemkot bersama seluruh jajarannya mampu menjaga stabilitas harga dan stok menjelang Natal dan Tahun Baru. Itu esensi pelayanan publik kepada warga,” tegas Buleks. (dims)
Editor : Redaksi