SURABAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 dimanfaatkan kader partai untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Pada Minggu siang, 1 Februari, kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) disertai pembagian sembako dan susu digelar dengan menyasar 100 warga dari berbagai kelompok usia.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kesehatan dan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.
Baca juga: Reses Ajeng Wira Wati, Warga Keluhkan SPMB dan Pelayanan Kesehatan
“Program Presiden Prabowo banyak berfokus pada kesehatan dan pendidikan. Cek Kesehatan Gratis ini adalah bukti komitmen beliau bahwa sehat itu harus mudah dan tidak mahal,” ujar Ajeng Wira Wati.
Menurutnya, melalui program CKG masyarakat didorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun di fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes I), dan dapat diakses oleh semua kalangan usia.
Ajeng juga mengajak masyarakat untuk memaksimalkan layanan kesehatan pemerintah. Ia menilai, jika ada anggota keluarga seperti anak atau menantu yang belum sempat mengikuti pemeriksaan gratis di balai kegiatan, maka dapat memanfaatkan program CKG di puskesmas.
Baca juga: HUT Gerindra ke-18, Kader Surabaya Turun Langsung Layani Kesehatan Lansia
“Pemerintah wajib terus meningkatkan jumlah peserta program kesehatan ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan luas oleh masyarakat,” tegasnya.
HUT Partai Gerindra ke-18 tahun ini mengusung tagline “Kompak, Bergerak, Berdampak”, yang menjadi seruan kepada seluruh kader agar terjun langsung ke lapangan. Ajeng menekankan bahwa kader Gerindra memiliki tanggung jawab memastikan program-program Presiden Prabowo—yang juga Ketua Umum Partai Gerindra—berjalan dan berdampak nyata.
Baca juga: HUT ke-18 Gerindra, Bahtiyar Rifai Turun ke Petemon Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga
Di sisi lain, Ajeng menyoroti kesiapan Kota Surabaya yang terus mengembangkan rumah sakit dan klinik, sekaligus mencanangkan diri sebagai kota wisata kesehatan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperluas akses layanan medis dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Dengan fasilitas kesehatan yang terus berkembang, Surabaya mendukung kemudahan masyarakat untuk berobat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup warga,” pungkasnya. (dims)
Editor : Redaksi