KPK Benarkan Ada Intimidasi Pembakaran Rumah Saksi Kasus Suap Ijon Proyek di Bekasi

Reporter : Redaksi
Budi Prasetyo

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap saksi dalam perkara suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan pihaknya telah menerima informasi terkait tekanan yang dialami salah satu saksi.

“Benar, dalam perkara suap ijon proyek Bekasi. KPK mendapat informasi bahwa ada salah satu saksi yang mendapat intimidasi dari pihak-pihak tertentu,” ujarnya Budi dalam keterangan, Rabu 8 April 2026.

Baca juga: KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Menurut Budi, bentuk intimidasi berupa rumah saksi tersebut diduga mengalami dugaan pembakaran. "Informasi yang kami peroleh, bahkan sampai rumahnya diduga dibakar,” kata dia.

Budi mengatakan, KPK saat ini tengah berkoordinasi untuk memastikan keselamatan saksi. Termasuk mengupayakan perlindungan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca juga: KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

Untuk kasus di Bekasi, KPK baru menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono. Penggeledahan dilakukan karena penyidik menduga Ono menerima sejumlah uang dalam kasus ini.

Dalam perkara ini, KPK menduga adanya praktik suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, KPK juga menetapkan sejumlah pihak lain sebagai tersangka.

Baca juga: KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

Ia adalah Kepala Desa Sukadami, H.M. Kunang yang merupakan ayah Ade, serta pihak swasta bernama Sarjan. Sarjan didakwa memberikan suap hingga Rp11,4 miliar untuk memperoleh paket pekerjaan Tahun Anggaran 2025. (RRI)

Perkara tersebut saat ini telah bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. KPK terus mendalami aliran dana serta keterlibatan pihak lain, termasuk kemungkinan peran sejumlah pejabat dan pihak swasta.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru