Lempari Pengendara dengan Paving, Oknum Pesilat Ngaku Sakit Hati

bacasaja.id
Delapan pelaku pelemparan paving terhadap pengendara motor di Sidoarjo

BACASAJA.ID - Motif aksi pelemparan batu paving oleh oknum pesilat terhadap pengendara di Sidoarjo terungkap. Saat diinterogasi penyidik Polresta Sidoarjo mereka membuat aksi kerusuhan dengan dalih karena sakit hati.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengungkapkan aksi yang dilakukan oleh kelompok pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan paving dilakukan secara sengaja. Mereka sudah memiliki niat untuk membuat kerusuhan di wilayah Sidoarjo.

Baca juga: Polres Sidoarjo Bongkar 110 Kasus Narkoba Senilai Rp10 Miliar

"Perbuatan yang dilakukan oleh kelompok dari salah satu perguruan silat ini didasari sakit hati. Mereka sakit hati lantaran saat berkumpul-kumpul di sekitaran kawasan Candi tiba-tiba diserang oleh orang yang tak dikenal," ujar Sumardji, Rabu (3/2/2021).

Sumardji menjelaskan, sebelum beraksi delapan pemuda ini berpesta miras terlebih dahulu di kawasan Candi. Sasaran kerusuhan tak hanya satu lokasi saja. Apabila sudah puas mereka akan berpindah ke tempat lainnya.

"Mereka berawal membuat rusuh di warkop wilayah Candi. Setelah puas membuat rusuh, kemudian membuat rusuh di depan Umsida," jelasnya.

BACA JUGA: Korban Pelemparan Paving Sudah Sadar, Pelaku Diduga Kelompok Silat

Baca juga: Bawa 30 Kg Sabu, Pengedar Sabu Jaringan Internasional Anggota Polresta Sidoarjo

Kelompok pemuda ini dikaitkan dengan kasus pelemparan paving di Jalan Pucang Sidoarjo. Pasalnya dari keterangan saksi-saksi menyebut bahwa mereka dari kelompok silat. "Jadi berkaitan dengan pengungkapan ini tentu kami akan terus mengejar para kelompok-kelompok ini yang pagi itu melakukan aksi bersama-sama," tandas mantan Wakapolres Jombang ini.

BACA JUGA: 8 Pelaku Pelemparan Paving di Sidoarjo Tertangkap, 2 Diantaranya ABG

Selain itu, lanjut Sumardji, saat dilakukan pemeriksaan, para tersangka mengakui melakukan pelemparan tersebut namun kemudian mereka membantahnya. Hal itu yang membuat kecurigaan polisi adanya keterlibatan pelaku lainnya.

Baca juga: Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Kapolresta Sidoarjo Gandeng DPD LDII

"Akan kita lakukan pendalaman lagi karena jumlahnya banyak. Keterangan saksi-saksi juga menyebut pelaku berjumlah sekitar puluhan orang. Ini akan kita kejar betul dan kami ungkap," tegas Sumardji yang juga dikenal sebagai pengelola klub sepakbola Bhayangkara FC ini. (Arry/L1)

BACA JUGA: Wanita ini Dilempari Paving di Jalanan Sidoarjo Hingga Pingsan

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru