Bus Surabaya-Semarang Terbakar di Lamongan Usai Senggol Truk

bacasaja.id
Kondisi Bus Sinar Mandiri setelah mengalami kebakaran di jalan nasional Babat-Lamongan, Rabu (24/3/2021)

BACA SAJA.ID- Kebakaran hebat menimpa Bus Sinar Mandiri di jalur Pantura. Tepatnya di jalan nasional depan Pasar Agrobisnis, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Rabu (24/3/2021) pagi.

Lantaran hebatnya kebakaran itu, bus jurusan Surabaya-Semarang itu mengalami rusak parah. Sebab badan bus yang terbakar hingga 80 persen.

Baca juga: KKP Temukan 144 Ton Udang Vannamei Impor di PT PT Bumi Menara Internusa Lamongan

Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sang sopir yang diketahui bernama Asrul Sani (31), warga Keluragan Doromukti, Kabupaten Tuban berhasil menyelamatkan diri. Begitu juga dengan kondekturnya.

Keduanya melompat dari atas bus saat mengetahui kendaraan yang dikemudikan terbakar. Sedang penumpang lainnya sudah diturunkan sebelum kebakaran terjadi.

Suyitno (49), warga setempat dalam kesaksiannya menceritakan peristiwa itu terjadi saat bus dengan nomor polisi (Nopol) N-7428-IG mengalami mati mesin usai terlibat kecelakaan dengan truk tronton. Bus yang macet di tengah jalan kemudian ditarik oleh mobil truck colt diesel ke tepi jalan.

"Kejadiannya sekitar pukul 04.00 pagi, kemudian anggota datang ke lokasi," kata Suyitno kepada BACASAJA.ID, Rabu (24/3/2021)

Baca juga: Ketua PDM Lamongan Dukung Gerakan JATAM, RUBUHA Jadi Ikhtiar Lindungi Petani

Saat ditarik, lanjut Suyitno, mesin bus tiba-tiba menyala sendiri dikarenakan gigi transmisi dalam keadaan masuk. Bus yang lepas kendali akhirnya masuk ke parit kemudian terbakar.

"Pada saat akan ditepikan karena posisi bus itu berada di tengah jalan mas, mesin bus menyala dengan sendirinya kemudian bus tidak bisa dikendalikan, sopir kemudian lompat dan bus masuk parit," ungkapnya

Saat bus terbakar, lanjut dia, hanya ada sopir dan kondekturnya saja yang ada. Sementara 6 penumpang lainnya sudah terlebih dahulu diturunkan di depan pasar Agrobisnis saat setelah bus mengalami kecelakaan dengan truk tronton.

Baca juga: Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut,  Gakkum Satlantas Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan

"Sudah tidak ada penumpangnya mas pas saya pada saat bus ini terbakar. Hanya ada sopir dan kondektur saja. Saya juga bingung saat itu mau menghubungi petugas pemadam kebakaran karena tidak punya nomor teleponnya," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Lamongan Iptu Dirman menjelaskan, saat ini polisi sudah memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Untuk pemadam bus sendiri petugas damkar mengerakkan satu unit mobil damkar dibantu 6 personil.

Akibat kejadian tersebut pemilik bus mengalami kerugian hingga Rp50 juta. "Bus terbakar hingga 80 persen. Kerusakan bus meliputi kaca, kursi penumpang yang hagus terbakar dan kabel PLTN juga putus akibat terbakar," pungkas Dirman. (at5)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru