Bantah Selingkuh, Kades Pasuruan: Yang Nggerebek yang Paksa Buka Baju

bacasaja.id
Kades Wotgalih Pasuruan RK dan perangkat desa SL.

BACASAJA.ID - Masih ingat dengan peristiwa penggerebekan warga desa di Kabupaten Pasuruan terhadap seorang kades wanita dan pasangannya yang diduga selingkuh? Begini kelanjutannya.

Setelah lima hari sejak insiden penggerebekan sang suami dan warga desa, Kades Wotgalih, Kecamatan Nguling, berinisial RK, akhirnya menampakkan diri di Mapolres Pasuruan, Jumat (26/3/2021). Di kantor polisi itu, RK membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Bahkan, RK mengaku itu semua adalah fitnah.

Baca juga: Viral Istri TNI Selingkuh dengan 13 Prajurit, Kodam XVII Cenderawasih Buka Suara

Kepada awak media, RK mengaku, sebelum insiden penggerebekan itu terjadi, dirinya sempat menelepon perangkat desa SL tentang pencairan beras setiap bulan. SL, kata RK, adalah operator pencairan beras itu.

"Saya dan Pak SL ketemu di jalan. Yang punya rumah kenal sama Pak SL. Yang punya rumah mengatakan, tidak enak kalau ngobrol di jalan. Mending masuk ke rumahnya," tutur Kades RK menirukan sang pemilik rumah yang digerebek.

Ketika itu, sambung RK, sang pemilik rumah tidak mengenali dirinya sebagai seorang kades. Karena diminta untuk masuk oleh pemilik rumah, RK pun bersedia.

"Baru saja saya masuk, sudah langsung digerebek," ungkap RK.

BACA JUGA: Bu Kades Pasuruan dan PIL-nya Ini Tanpa Busana saat Digerebek Massa

Baca juga: Dua Kali Kepergok Selingkuh, Hakim Pengadilan Agama ini Bernasib Sial

Selain itu, masih kata RK, ketika digerebek dirinya dan SL tidak sedang berada di kamar, tetapi berada di ruang tamu. Bahkan, tegas RK, sang pemilik rumah juga ada di dalam rumah.

"Jadi itu bukan rumah kosang. Pemiliknya ada di dalam kok. Bukan digerebek di kamar, tapi di ruang tamu," tambah RK.

Sementara itu, mengenai tudingan tanpa busana dan kabur ketika digerebek, RK juga membantah tuduhan itu. Bahkan, tegas RK, justru SL yang dipaksa melepas baju oleh warga yang menggerebek.

Baca juga: Bunuh Menantu yang Sedang Hamil 7 Bulan, Si Mertua Ternyata Doyan Main PSK

"Tidak benar itu. Ada saksinya anak saya. Ketika digerebek, saya langsung dipegangi anak. Pak SL dipaksa buka baju dan celana tidak mau. Terjadi perkelahian," ungkap RK lagi.

Yang terpenting, sambung Kades RK, dia dan SL tidak ada hubungan khusus selain atasan da bawahan di pemerintahan desa.

Sebelumnya, kades perempuan di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, RK (38) digerebek suaminya, EM, saat berdua bersama SL (35) dalam kamar rumah temannya yang terletak di desa tetangga, Minggu (21/3/2021) pukul 08.30 WIB. RK kabur, sedangkan SL babak belur dihajar suami RK dan warga. Hingga akhirnya petugas kepolisian tiba di lokasi. SL diamankan ke Mapolres Pasuruan Kota untuk menghindari hal yang lebih fatal. (ktd)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru