BACASAJA.ID - Lantunan ayat-ayat Al-Quran terdengar di pagi dan sore hari di lingkungan Polda Jawa Timur. Namun, sumber itu bukan berasal dari Masjid, melainkan dari lorong-lorong penjara.
Rupanya tahanan sedang mengaji bersama anggota polisi dalam program tahanan mengaji di bulan Ramadan (Tahjil Ramadhan).
Baca juga: Viral Kebut-kebutan di Jalan Tol, Empat Pemuda Diamankan PJR Polda Jatim
Dirtahti Polda Jatim, AKBP Deny Abrahams mengatakan Polda Jatim berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan para tahanan.
"Ada kelompok tahanan yang belum bisa membaca Al Quran dan kelompok tahanan yang sudah bisa membaca Al Quran tetapi belum lancar," kata dia, Rabu (21/4/2021).
Baca juga: Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes Disambut Antusias Warga di Nganjuk
Program itu berlangsung selama Ramadan penuh, pihaknya berharap dilaksanakannya mengaji secara rutin dapat dilanjutkan seterusnya, bahkan ketika mereka sudah bebas dari penjara.
"Setelah keluar dari sini dapat berperilaku yang baik dan tidak mengulangi perbuatannya," ujar dia.
Baca juga: Penipuan Jual Beli Mobil di Medsos Dibongkar Polda Jatim, Pelaku Raup Rp7 Miliar
Sekadar diketahui, saat ini ada sebanyak 251 tahanan di Mapolda Jatim. Selain mengaji rutin, mereka juga mendapat kontrol kesehatan secara rutin. Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Kontrol tahanan dilakukan oleh anggota setiap jam sekali, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap," pungkas Deny.
Editor : Redaksi