Dari 120 Anggota DPRD Jatim, hampir Separuhnya belum Menyerahkan LHKPN

bacasaja.id
Para anggota DPRD Jatim periode 2019 - 2024 saat dilantik. (twitter @dprdjawatimur).

BACASAJA.ID - Sebanyak 47 orang dari 120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) diketahui belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Padahal, tenggat waktu penyerahan berkas LHKPN itu kedaluwarsa pada Maret 2021 lalu. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Koordinasi Supervisi III KPK, Brigjen Bahtiar Ujang Purnama kala menyambangi kantor DPRD Jatim pada Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Soal Klaim Menhut Raja Juli Antoni, KPK Tegaskan Pengembalian Uang Tak Hapus Unsur Pidana

"Ada banyak pejabat yang masih tidak taat pada LHKPN. Ada 47 tadi. Ini masalah psikologis atau seperti apa?" tanya Bahtiar.

Dia menambahkan, LHKPN itu sejatinya tidak untuk membatasi jumlah kekayaan para pejabat. Tujuannya, adalah untuk mengetahui apakah ada perkembangan harta para pejabat yang tidak wajar.

Baca juga: Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Mantan Menag Gus Yaqut, Penetapan Tersangka Dinyatakan Sah

"LHKPN itu upaya kontrol dari KPK. Saya serahkan ke pimpinan dewan kalau ada anggotanya yang masih belum melengkapi," tambah Bahtiar.

Dia berharap pimpinan dewan bisa mendorong para anggotanya untuk segera melengkapi LHKPN. Soalnya, batas waktu penyerahan LHKPN sudah habis yaitu pada tanggal 30 Maret 2021 lalu. Hingga Jumat (30/4/2021) ini, ada 47 anggota DPRD Jatim yang belum mengembalikan.

Baca juga: Budiman Bayu Prasojo, Jadi Tersangka Baru Kasus Gratifikasi Pejabat Bea Cukai

"Tapi yakin teman teman anggota Dewan setelah tadi saya sampaikan, dan Pak Ketua dengan teman teman Pimpinan akan memberikan respon lah ya. Lebih baik seperti itu, karena kepercayaan publik kan juga salah satu nya dilihat dari ketaatan seseorang," sebutnya. (lmr)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru