Wujud Toleransi Antarumat, Warga Tionghoa Jombang Berbagi Takjil

bacasaja.id
Suasana pengemasan ratusan kotak takjil dari warga Tionghoa Jombang.

BACASAJA.ID - Sebagai bentuk toleransi antarumat beragama, warga Tionghoa di Kabupaten Jombang Jawa Timur menyalurkan bantuan berupa makanan untuk berbuka puasa atau takjil sebanyak 700 kotak, Kamis (06/5/2021).

Penyaluran takjil itu dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan pertokoan emas Kijang Kencana Jombang. Di sana, puluhan warga Tionghoa bergantian memberi takjil kepada pengendara yang melintas. Kendati hujan mengguyur, mereka tetap bersemangat berbagi kebaikan.

Baca juga: Oknum BRI Jombang Ditahan! Diduga Dalang Kredit Fiktif Rp1,2 Miliar, Begini Modusnya

Kegiatan sosial ini sejatinya sering dilakukan oleh warga Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Jombang. Kegiatan sosial itu tak lain bertujuan untuk berbagi bersama antarsesama.

"Walaupun agama berbeda, namun tujuan tetap satu, jalin tali persaudaraan," tutur Soetikno, Ketua harian PSMTI Kabupaten Jombang.

Saat ini, sambung Soetikno, adalah momen bulan puasa kedua dalam pandemi Covid-19. Artinya, sebagian besar masyarakat merasakan dampaknya. Menurut Soetikno, kegiatan solidaritas ini dilakukan selama dua hari dari tanggal 6 sampai 7 Mei 2021 dengan tempat yang berbeda.

Baca juga: Mobil Rombongan Keluarga Perangkat Desa Asal Pacet Terbakar di Jombang

"Mungkin dengan adanya takjil ini bisa sekedar memberi manfaat bagi sesama, semoga apa yang kita lakukan bisa diterima warga," harapnya.

Soetikno juga menambahkan, ia juga ingin nantinya kegiatan sosial ini dapat diikuti oleh warga Tionghoa generasi selanjutnya agar kerukunan dan kebersamaan tetap terjalin antarumat.

"Jadi tidak akan ada perpecahan. Yang ada hanya persaudaraan," tutupnya.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Arteri Nasional Jombang, Biker Tewas

Sementara itu, salah satu warga yang menerima takjil dari warga Tionghoa Jombang, Suwati, sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial PSMTI ini.

"Semoga kita semua akan tetap rukun walaupun berbeda agama," tutur Suwati. (Ftr)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru