Pemkot Surabaya Kembali Gelar Swab Hunter Bagi Penghuni Rusun

bacasaja.id
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pastikan 12 orang penghuni rumah susun (rusun) Blok D, Rusun Penjaringan Sari terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menceritakan, satuan petugas (Satgas) Covid-19 melaporkan, terdapat dua orang terpapar Covid-19 di rusun tersebut pada Jumat (21/5/2021) lalu.

Baca juga: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Keesokan harinya tim Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan tracing di wilayah itu. Hasilnya, sebanyak 74 orang penghuni  blok D menjalani tes swab dan sterilisasi wilayah.

"Kemarin malam Minggu (22/5/2021) hasilnya keluar dan dinyatakan 12 orang yang terindikasi covid-19," kata Febri, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Febri menyebut Pemkot Surabaya langsung mengambil sejumlah langkah. Salah satunya yakni, sebanyak 18 rusun milik pemkot melaksanakan tes swab secara serentak.

Pada kegiatan itu, tim puskesmas akan mendatangi rusun atau menjemput bola sesuai dengan masing-masing wilayah. “Seperti misalnya Rusun Bandar Rejo dan Romokalisari maka yang bertugas adalah Puskesmas Sememi,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Selain itu, agar swab hunter berjalan semakin masif, tim gabungan personel satgas akan diterjunkan. Bahkan, dia memastikan TNI dan polri juga ikut mengkondisikan tes swab hunter tersebut.

”Selain TNI Polri anggota Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo pasti terlibat juga. Jangan sampai terjadi penyebaran atau munculnya klaster di wilayah rusun,” pungkas Febri. (byta) 

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru