Ketua PKK Trenggalek Cek Kesiapan Sekolah Tatap Muka PAUD dan TK

bacasaja.id
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochamad

BACASAJA.ID - Giliran wilayah Kecamatan Tugu menjadi lokasi kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochamad.

Kunjungan langsung ke lapangan untuk meninjau kesiapan lembaga pendidikan PAUD di kecamatan Tugu, sebelum menggelar pembelajaran tatap muka. 

Baca juga: Dampingi Gubernur Jatim, BPBD Jatim Resmikan Rumah Terdampak Tanah Longsor di Trenggalek

Menurut Novita salah satu alasan pihak langsung terjun ke lapangan guna melihat sejauh mana kesiapan lembaga PAUD. Mengingat ada wacana akan dimulainya pendidikan tatap muka.

"Bagaimanapun hak pendidikan anak harus diberikan dan kami sudah melalui proses yang sangat panjang," ungkapnya selepas meninjau SPS Harapan Bunda Desa Prambon dan TK Pembina Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Jum'at (4/6/2021).

Pembelajaran daring juga sudah. Berikut dengan beberapa kendala dan tantangannya. Kami percaya anak-anak masih tetap membutuhkan interaksi satu sama lain, lanjut istri Bupati enerjik Trenggalek itu.

Pihaknya menambahkan dengan pembelajaran tatap muka anak bisa mencontoh (menggugu dalam bahasa Jawa) teladan dari guru. Bagaimana cara guru berbicara, energi, ekspresinya dan hal-hal baik lainnya.

Baca juga: Tajamkan Program Pertanian Tahun 2023, Bupati Nur Arifin ingin Tingkatkan Penghasilan Petani

Di sisi lain juga mengajak peran serta orangtua untuk bisa memberikan edukasi kebiasaan baru ditengah Pandemi Covid.  "Para orang tua juga bisa memberikan pendidikan yang baik tentang protokol kesehatan bagi anak, sehingga anak secara mandiri bisa menjaga dirinya sendiri dengan mematuhi protokol kesehatan," ucap Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek.

Pesan lain disampaikan Novita adalah tetap menjaga protokol kesehatan, dengan memakai masker, atau pakai face shield bila ada, mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan. Sehingga bisa menjadi kebiasaan baru " New Normal".

"Selama ini dijaga dengan baik insya Allah kita terhidar dari virus Corona," tandasnya.

Baca juga: Pemkab Klungkung Bali Belajar Tiru Penyerapan PEN di Kabupaten Trenggalek

Ibu dari putri cantik bernama Sia ini mencoba memastikan langsung kesiapan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka.

Mulai dari sarana dan prasarananya, maupun kesiapan beberapa perangkat pendukung lainnya. Hasil dari kunjungan langsung mencatat  tidak semua sekolah yang dikunjungi dinyatakan aman untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Seperti SPS Harapan Bunda Desa Prambon Tugu, sekolah ini dinilai belum layak menggelar pembelajaran tatap muka karena toiletnya masih menggandeng dengan Mushala. Toilet ini cenderung dipakai banyak orang sehingga bila dilihat dari segi keamanan penularan Covid untuk anak dirasa kurang. (j/g)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru