BACASAJA.ID - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menumpahkan kemarahannya usai mengetahui ada seorang janda lansia, Sumirah (89), hidup sebatang kara dan belum pernah mendapat bantuan pemerintah dalam bentuk apa pun.
Pasalnya, menurut Eri, Pemkot Surabaya punya banyak perangkat untuk mendeteksi adanya warga miskin. Terlebih, warga miskin itu adalah lansia yang bertahan hidup sendirian.
Baca juga: Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan
"Ini Camat, pegawai negeri sipil, kasi kelurahan, kepala OPD yang jadi tetangga sampek tidak tau iku kebacut (keterlaluan)!" ucap Eri bersungut-sungut dalam sebuah video yang diunggah via akun Instagramnya, Kamis (26/8/2021).
Menurut Eri, terjadinya warga miskin yang luput dari bantuan pemerintah itu adalah murni kesalahan pemerintah kota, jajaran, termasuk dirinya sebagai wali kota.
Baca juga: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
"Siapa yang salah? Pemerintah kota, saya yang salah," tambahnya.
Terjadinya kasus Mbah Sumirah ini, sambung Eri, menunjukkan kalau jajaran Pemkot Surabaya mulai kepala dinas, kepala bidang, camat hingga lurah tidak pernah dekat dengan warganya.
"Kalau dekat dengan masyarakat pasti onok laporan iki," tegasnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela
"Jangan pernah mulai hari lagi, ada warga miskin yang pejabat Pemerintah Kota Surabaya tidak pernah tahu!" ultimatum Eri.
Hingga berita ini diterbitkan, video yang diunggah Wali Kota Eri Cahyadi ini sudah sisaksikan 19 ribu kali dan mendapat 651 komentar dari warganet. (rg4)
Editor : Redaksi