BACASAJA.ID- Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Peninjauan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana protokol kesehatan dijalankan saat PTMT.
Ada 2 sekolah yang ditinjau oleh Bupati, SMPN 3 Tulungagung dan SDN 6 Ngunut.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Tandatangani NPHD Untuk KPU dan Bawaslu
"Kita lihat tidak hanya pelaksanaan, tapi juga apa yang dilakukan dalam PTMT itu," kata Bupati.
Pihaknya memberikan catatan dalam pelaksanaan PTMT ini. Jumlah siswa yang masuk harus 30 persen, dan pembelajaran tak lebih dari 2 jam tiap harinya. Bangku siswa juga diterapkan jaga jarak, 1 meja 1 anak.
Disinggung timbulnya klaster dalam PTMT ini, Maryoto jelaskan belum ada.
"Tidak ada, mudah-mudahan tidak ada," katanya tegas.
Baca juga: Lelang Perdana Kendaraan Pemkab Tulungagung, Ambulans Sepi Peminat RX King Paling Diminati
Selain meninjau pelaksanaan PTMT, Bupati juga melihat sampling swab antigen bagi siswa SMP. Ada 40 siswa yang disampling. Hasilnya seluruh sampling negatif.
"Dan Alhamdulillah dari hasil sampling itu negatif semua," terangnya.
Sampling dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa mulai dari rumah hingga ke sekolah.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Mulai Lelang Kendaraan Bermotornya
Menurut Bupati, hasil itu merupakan indikasi jika penyebaran Covid-19 di Tulungagung kian terkendali.
Salah satu buktinya pada Senin (27/9/21) penambahan kasus konfirmasi positif cuma bertambah 2 orang.
"Mudah-mudahan bisa cepat nol dan pandemi berakhir," kata Bupati. (JP/t.a/RG4)
Editor : Redaksi