Di Luar Dugaan, Tim Sepeda Tulungagung Gondol Medali Emas Kejurprov Jatim

bacasaja.id
Atlit Tulungagung peraih medali emas diatas podium, didampingi ketua ISSI Tulungagung, Galih Nusantoro (baju putih)

BACASAJA.ID - Sejak awal, sembilan atlet asal Tulungagung tak menargetkan medali emas. Namun kejutan muncul saat atlit pra remaja asal Tulungagung berhasil mempecundangi rivalnya dalam Kejurprov Jatim yang digelar di Magetan pada 16-17 Oktober lalu.

Alhasil perolehan medali pun melampaui target yang ditetapkan. Berharap hanya mendapat 1 medali perunggu, ternyata Tulungagung berhasil membawa pulang 1 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Baca juga: Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Ketua ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro ungkapkan, semua itu diluar perkiraan sebelumnya.

"Itu semua diluar ekspektasi kita semua," ujar Galih.

Dari pemetaan yang dilakukan tiap daerah, pihaknya bisa mengukur kemampuan dari tiap atlit. Sehingga pihaknya tak berani terlalu berandai-andai, meskipun akhirnya melampaui target yang ditetapkan.

"Kita tetap mengikuti program latihan, ternyata kemarin di Kejurprov kita mendapatkan emas, dari semula target medali perunggu," jelasnya.

Medali emas diraih oleh atlit Nihayatuzzainasshofi, dalam kelas women pra youth. Medali perak dieproleh M. Latiful Habibi dalam kelas men youth. Terlahir medali perunggu diraih oleh Dwi Cahyono dalam kelas men elite. Semuanya dalam kategori cross country.

Baca juga: Siswi SMA di Tulungagung Melahirkan di Kamar Mandi, Bayinya Bernasib Tragis

Dalam Kejurprov Jatim ini ada ratusan atlit sepeda dari 36 kota/kabupaten se Jawa Timur.
Ada 2 lomba yang digelar, yaitu cross country dan down hill.

Semua perolehan medali Tulungagung berasal dari kategori cross country. Dengan capaian ini menandakan olahraga sepeda di Tulungagung mulai trending lagi.

"Ini mulai trending lagi, ini harapannya dari bersepeda siap meraih prestasi," jelasnya.

Club-club sepeda pun juga semakin bermunculan. Pihaknya mengaku siap untuk melakukan pembinaan terhadap club-club yang baru muncul tersebut, untuk memunculkan atlit baru di cabang olahraga sepeda.

Baca juga: Ratusan Milenial dan Tim Pemenangan Muda Tulungagung Siap Menangkan Ganjar-Mahfud

"Karena yang senior-senior akan melewati masa keemasannya, sehingga harus muncul penerusnya," jelasnya.

Saat ini ada 16 atlit yang dibina oleh ISSI Tulungagung. Beberapa disiapkan untuk mengikuti Kejurprov dan Kejurnas.
Bahkan ada yang mengikuti seleksi Olimpiade.

"Nanti kita memberangkatkan 1 atlit ikut Kejurnas, akhir Minggu ini," terangnya. (JP/t.ag/RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru