BACASAJA.ID – Puluhan anak anggota geng diamankan oleh polisi di wilayah Sukomanunggal Surabaya, akhir pekan kemarin.
Mereka yang terjaring langsung digelandang ke Mapolsek Sukomanunggal guna menjalani pidana ringan serta orang tuanya dilakukan pemanggilan.
Baca juga: Rombong di Belakang Pos Polisi Diduga Dibobol, Pedagang: Kok Dibiarkan Sama Polsek Sukomanunggal
Rupanya, gangster ini garang dijalanan namun mewek (menangis) saat diamankan polisi dan orang tuanya dipanggil.
Setelah didata, seluruh orang tua para gengster dipanggil. Mereka lalu diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulang lagi membuat onar dijalanan.
Pemandangan menarik saat para gangster diminta bersimbuh ke orang tua guna meminta maaf. Banyak diantaranya menangis tersedu-sedu.
“Mereka ini ada yang dari geng Guk-Guk, Alstar dan TOW. Saya perintahkan hapus data riset semua HP miliknya didampingi orang tuanya,” jelas Kompol Esti, Kapolsek Sukomanunggal, dikutip Senin (20/12/2021) dini hari.
Baca juga: DPRD Surabaya Desak Bakesbangpol Perkuat Deteksi Dini Usai Tawuran di Embong Malang
Mantan Kapolsek Kenjeran ini menegaskan, bagi yang membawa sajam akan kita lanjut, proses hukumnya berkordinasi dengan Bapas.
“Ada satu yang bawa sajam, nanti tetap akan kita proses,” tegas dia.
Pasca kejadian aksi tawuran tersebut, gabungan tiga pilar Sukomanunggal dibantu pula oleh PSHT dan IKS berpatroli dini hari guna menjaga damai Surabaya dan antisipasi aksi serupa.
Baca juga: Pemkot Surabaya Kirim Pelajar Pelaku Tawuran ke Kampung Anak Negeri
“Patroli gabungan akan dilakukan tiga pilar setiap malamnya guna antisipasi hal serupa,” imbuh mantan Kapolsek Rungkut itu.
Diketahui sebelumnya, aksi tawuran viral dimedia sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak ratusan anak terlibat aksi tawuran sekitar pukul 02.00 WIB.
Setelah ada info warga, anggota gabungan menuju lokasi dan mengamankan beberapa pelaku tawuran, lalu digelandang ke Mapolsek. (JEM/RG4)
Editor : Redaksi