Pemuda Tuna Rungu di Tulungagung Nyemplung Sumur, Penyelamatan Berjalan alot

bacasaja.id
Proses penyelamatan pemuda tuna rungu dari dalam sumur oleh petugas.

BACASAJA.ID - Tubuh Z (20) nampak lemas dan pucat. Pria asal Kecamatan Kedungwaru ini baru saja dievakuasi oleh tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran (damkar) dan Polisi dari dalam sumur rumahnya.

Pemuda tuna rungu ini berada dalam sumur mulai jam 05.30 WIB pagi hingga pukul 13.00 WIB. Penyelamatan pun berjalan alot, lantaran Z menolak untuk dievakuasi dari dalam sumur rumahnya.

Baca juga: Dua Sales Perkosa Gadis Disabilitas di Kamar Kos, Begini Kondisi Korban Sekarang

Petugas pun harus memutar otak untuk membujuk Z agar mau dievakuasi dari dalam sumur.

Bujuk rayupun tak mempan meluluhkan hati Z, hingga akhirnya diambil upaya paksa penyelamatan oleh Petugas.

Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto menjelaskan awalnya pihaknya menerima laporan dari keluarga korban jika anaknya masuk kedalam sumur.

“Dia masuk kedalam sumur ini disebabkan depresi, halusinasi tinggi,” ujar Siswanto, Selasa (11/1/22) siang selepas upaya evakuasi terhadap Z.

Menurut keterangan keluarga, Z merupakan siswa Sekolah Luar Biasa dan mempunyai prestasi hingga tingkat nasional. Laporan orang masuk sumur ini diterima sejak pagi.

Pihaknya telah mendatangi lokasi sumur tempat korban menceburkan diri. Saat hendak dilakukan penyelamatan, pihak keluarga sempat menolak dengan dalih nanti korban akan naik sendiri.

“Tadi (evakuasi) setengah dipaksa, diikat badanya lalu ditarik sambil didorong oleh orangtuanya dari bawah,” terangnya.

Baca juga: Aksi Balap Liar Digulung Polres Tulungagung, 10 Motor Diamankan

Di sumur sedalam 8 meter ini, korban cuma berendam hingga setinggi dada, sambil berpijak pada bibir sumur bagian dalam.

Sumur ini berbentuk persegi dengan sisi sepanjang 1,5 meter. Lalu pada kedalamam sekitar 3 meter terdapat bibir sumur berbentuk lingkaran dengan diameter lebih kecil.

Bagian inilah yang digunakan oleh korban untuk berpijak. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung diperiksa kesehatanya oleh tim medis.

“Kita sarankan pada keluarga untuk menutup sumur dengan papan,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Damkar pada Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu menjelaskan upaya penyelamatan yang dilakukan.

Baca juga: Polres Tulungagung Tetapkan Enam Orang Pelaku Balap Liar Di JLS Tulungagung Sebagai Tersangka

Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi. Sesampainya di lokasi, korban tidak mau diselamatkan, sehingga pihaknya hanya memasukan tangga panjang, jika sewaktu-waktu korban mau keluar dari dalam sumur.

“Ternyata sampai jam 12 siang, korban tak mau keluar,” katanya.

Tak mau terjadi hal buruk, pihaknya lalu berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan upaya penyelamatan secara paksa. Proses evakuasi paksa ini berjalan sekitar 30 menit.

“Awalnya waktu dipasang alat itu (korban) berontak, tapi dengan kesabaran ayahnya yangt turun kebawah akhirnya dipasang alat dan ditarik keatas,” pungkasnya. (JP/t.ag/RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru