SURABAYA - Sejumlah kalangan kader kesehatan yang sekarang bernama kader Suroboyo hebat menyampaikan uneg - unegnya ke Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat.
Pada saat bertemu di sebuah kegiatan pertemuan di KAZA Sabu (28/5), Mundari salah seorang kader kesehatan mengungkapkan sempat kaget saat harus mengisi begitu banyak laporan di aplikasi . Seringkali harus bekerja ekstra untuk melembur laporan dan mendampingi sesama kolega yang memiliki keterbatasan akses karena gawai yang tidak Kompatibel.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Surabaya Ajak Kader Bentengi Gen Z dari Krisis Ideologi
Sebelumnya dalam pertemuan di Kecamatan Tegalsari, Politisi muda PDI Perjuangan itu juga di curhati oleh Iin yang juga kader kesehatan.
"Kita siap membantu pemerintah kota Surabaya , tapi tolong diperhatikan usulan kami terkadang kita sudah entry tapi meng-upload terkendala sinyal jaringan", ujar Iin.
Achmad Hidayat yang juga Wakil Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Kota Surabaya menyampaikan akan memperjuangkan aspirasi itu melalui saluran yang telah disediakan.
Baca juga: Perintah Armuji ke Ketua PAC se Surabaya: Rangkul Gen Z!
"Saya yakin Walikota Eri Cahyadi , Wakil Walikota Armuji dan Pak Ketua DPRD Adi sutarwijono menginginkan kader kesehatan sebagai salah satu pilar pembagunan Sumber daya manusia yang sehat di Kota Surabaya", kata Achmad.
Pada kesempatan itu Achmad juga menyuarakan agar dilakukan penyederhanaan metode pelaporan oleh kader kesehatan sehingga dapat menyajikan data yang akurat dan reliabel.
Baca juga: PDIP Surabaya Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029, Target Rebut Kembali 15 Kursi DPRD
"Jangan sampai karena kompleks , nanti kualitas input datanya tidak akurat atau membuat semangat juang kader kesehatan menurun . Ini kita dengar dan akan diperjuangkan", tegas Achmad Hidayat.
Dirinya juga menyampaikan bahwa peranan kader kesehatan dalam deteksi dini balita stunting, pencegahan DBD hingga membumikan Pola Hidup Bersih dan Sehat perlu mendapatkan perhatian. (*)
Editor : Redaksi