Muda Dan Kompeten, Putra Yustisi Respaty Calon Potensial Walikota Batam

bacasaja.id
Putra Yustisi Respaty mengunjungi masyarakat Pulau Terung

BACASAJA.ID - Sekarang kaum milenial atau mereka yang masih berusia di antara 20-35 tahun kian banyak unjuk gigi di kancah pemerintahan hingga perpolitikan. Pikiran dan ide-ide yang masih segar dari kaum muda ini diharapkan membuat perubahan baru di Indonesia.

Di pemerintahan sendiri, Jokowi sudah banyak memberi ruang bagi anak-anak muda yang berusia 20-an tahun untuk duduk sebagai menteri bahkan staf khusus presiden dalam kabinetnya.

Sementara itu di Kepri, Pilkada 2019 kemaren juga ada beberapa anak muda yang mampu duduk sebagai anggota DPRD.

Bahkan saat ini seorang kader potensial dan tokoh muda yang berkompeten ini dijagokan untuk ikut bertarung dalam konstelasi Pilkada 2024 mendatang di Kota Batam.

Dia adalah Putra Yustisi Respaty yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kota Batam.

Pria kelahiran Batam, 15 September 1990 ini merupakan anak dari politisi senior di Kepri, Soerya Respationo. Ayahnya sudah malang melintang sebagai anggota DPRD Kepri dan Batam, Soerya juga pernah menjabat Wakil Gubernur Kepri.

Kini Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri ini patut berbangga, putranya mampu meneruskan perjuangan sebagai wakil rakyat di Kepri.

Tentunya banyak ilmu yang bakal diturunkan Soerya kepada Putra Yustisi yang berusia 32 tahun ini. Putra saat ini juga dipercayai menjadi Ketua Komisi II.

Meski darah politik mengalir deras dalam dirinya, apa yang kini diraih Putra bukanlah tanpa perjuangan. Dia ditempa menjadi politis muda mulai dari pengurusan PDI Perjuangan tingkat kecamatan hingga masuk ke kepengurusan DPC Kota Batam.

Dalam upaya meyakinkan pemilihannya Putra terjun dan membina langsung para konsetuennya. Tentu penuh lika liku termasuk saat menemui konstituennya ada ibu-ibu yang mencubit pipinya karena gemes.

Harapan kedepan ini adalah momentum anak muda karena presentase juga adalah anak-anak muda. Itu membuktikan bahwa anak muda sekarang diperhitungkan. Memang kelemahan anak muda pada umumnya yaitu pengalaman yang minim.

"Tetapi semangat juang dan niat anak muda sangat tinggi sehingga tidak ada yang tidak mungkin. Seperti kata Bung Karno : Berikan aku sepuluh pemuda maka akan ku goncangkan dunia", tutup Putra. (DAH)

 

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru