BACASAJA.ID - Wakil Wali Kota Surabaya terpilih di Pilkada 2020, Armuji dikabarkan terpapar Covid-19 dan masih menjalani perawatan. Baru-baru ini beredar pesan hoaks berantai di grup-grup WhatsApp (WAG) yang menyebut Armuji meninggal dunia. Selasa (5/1/2021).
Pesan berantai tersebut menyebutkan "Innalillahi wainna illaihi roji'un. Ikut berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Ir Armuji wakil walikota Surabaya hari ini. Semoga diampuni segala dosa dan kesalahannya dan diterima amal ibadahnya dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi ujian ini. Aamiin."
Baca juga: Warga Barata Jaya Surabaya Tolak Toko Miras Spiritshaus, Ancam Gelar Aksi Demo
Pesan berantai tersebut pun sempat membuat heboh, namun akhirnya Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat segera membantah informasi yang beredar itu. "Sehubungan dengan pesan berantai yang dikirim ke grup-grup WA mengabarkan Bapak Armudji meninggal dunia adalah hoaks," ujarnya secara tertulis.
Hidayat mengatakan bahwa informasi yang beredar sudah dikonfirmasi dan Armuji diketahui masih menjalani perawatan. Bahkan kondisinya disebut sudah semakin membaik menuju kesembuhan.
"Kami sudah konfirmasi bahwa beliau masih dalam perawatan dan sudah membaik menuju kesembuhan. Mari kita doakan agar beliau cepat pulih dan sembuh sehingga dapat melayani warga kota Surabaya," terangnya.
Hidayat pun mengimbau kepada siapa saja yang mendapatkan broadcastan pesan tersebut untuk tidak membagikannya kembali. Karena menyebarkan berita bohong bisa dikenakan UU ITE.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Kuliner Malam Kedungdoro-Genteng Sesuai SK, Fungsi Jalan Tetap Dijaga
"Kami himbau agar tidak menyebarkan berita Bohong karena bisa dijerat *UU ITE," pungkasnya.(Arry)
Editor : Redaksi