NABRAK Batal Sowan Ke PWNU Jatim

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali menggelar konferensi pers di hotel Elmi Surabaya pada rabu (3/5/2023)
Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali menggelar konferensi pers di hotel Elmi Surabaya pada rabu (3/5/2023)

i

SURABAYA - Saatini di media sosial sedang viral Surat Pemberitahuan Aksi Damai oleh Nahdliyin Bergerak (NABRAK) di depan Kantor PWNU Jatim. Surat yang ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya dengan tembusan Kapolda Jatim tersebut ditandatangani oleh Wakil Panglima NABRAK KH Abdul Hamid Roqib.

Terkait dengan surat viral tersebut, Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) Firman Syah Ali menggelar konferensi pers di hotel Elmi Surabaya pada rabu (3/5/2023). Dalam konferensi pers tersebut Firman menegaskan bahwa rencana silaturrahim atau sowan para pemuda nahdliyin dari berbagai daerah di Jatim yang tergabung dalam NABRAK ke kantor PWNU Jatim pada Kamis (4/5/2023) besok dibatalkan.

Oleh karena itu, Firman Syah Ali mengimbau kepada seluruh anggota NABRAK yang saat ini dalam perjalanan menuju Surabaya supaya kembali ke daerah masing-masing.

“Saya sebagai Panglima NABRAK mengimbau kepada seluruh anggota NABRAK supaya kembali ke daerah masing-masing karena kegiatan sowan ke PWNU Jatim dibatalkan,” kata Firman Syah Ali saat ditemui di Surabaya, Rabu (3/5/2023) malam.

Menurut pria berdarah Madura rencana awal silaturrahim ke PWNU Jatim adalah untuk meminta petunjuk sekaligus menyampaikan aspirasi ke PWNU selaku orang tua kami, terkait kegundahan para pemuda dan warga nahdliyin saat ini, diantaranya adalah hilangnya peran tokoh NU asli jelang kontestasi politik 2024.

‘Kami tidak ingin mengusung siapapun, kami adalah Warga NU yang ingin Tokoh NU asli dijadikan representasi warga NU sebagai Calon Pemimpin Nasional siapapun beliau,” ucap Firman Syah Ali.

Namun karena ada laporan yang masuk bahwa dalam kegiatan sowan NABRAK ke PWNU Jatim besok banyak elemen lain yang ingin bergabung dan sulit dibendung, serta besar kemungkinan anggota NABRAK sendiri akan hadir secara sporadis dan masif melebihi jumlah 2000 orang, maka Firman Syah Ali selaku Panglima NABRAK terpaksa segera membatalkan kegiatan sowan.

“Kami khawatir materi kegiatan sowan itu keluar dari isu utama yang kami bawa sehingga terpaksa dibatalkan” tegas Firman Syah Ali didampingi wakil panglima NABRAK KH Abdul Hamid Roqib, pengasuh Ponpes Asral Alma'tsurin Palalang Pakong Pamekasan.

Ia menjelaskan bahwa NABRAK merupakan organisasi nasional yang bergerak di bidang sosial keagamaan dan non partisan, dideklarasikan di Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang pada tanggal 9 November 2021, sebagai jawaban sejarah terhadap semakin masifnya kasus penghinaan dan persekusi terhadap ulama NU saat itu, terutama di Madura. (FSA)

Berita Terbaru

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Perkuat Patroli Malam, Komitmen Ditlantas Polda Sulbar Jaga Kamseltibcarlantas Sepenuh Hati

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:04 WIB

POLDA SULBAR- Menegaskan komitmen nyata menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Direktorat Lalu Lintas …

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…