Cegah Banjir di Surabaya, Pemkot Geser Pipa PDAM di Manukan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep, Surabaya barat
Pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep, Surabaya barat

i

SURABAYA -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep. Tujuan dari pembuatan saluran drainase itu adalah untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Sebelum pengerjaan saluran drainase di kawasan itu dilakukan, DSDABM Kota Surabaya telah melakukan pemetaan lokasi, tujuannya untuk memastikan tidak ada utilitas yang mengganggu selama pengerjaan saluran drainase berlangsung. Pemetaan tersebut, tidak hanya dilakukan oleh DSDABM sendiri, akan tetapi turut melibatkan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan pemilik utilitas.

Kepala Bidang (Kabid) Drainase DSDABM Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo mengatakan, survey lokasi pembangunan saluran drainase itu dilakukan bersama. Ketika survei berlangsung, DSDABM Kota Surabaya telah menyiapkan lubang yang akan digunakan untuk saluran drainase.

“Kita sudah menyiapkan lubang-lubang untuk pengetesan, apakah di dalamnya itu ada seperti (saluran air) PDAM atau kabel utilitas yang lain. Nah ternyata ada pipa PDAM, lalu kita rapatkan dengan PDAM dan Telkom,” kata Windo, Kamis (9/11/2023).

Hasil dari rapat tersebut, Windo melanjutkan, bahwa posisi pipa PDAM ukuran 250 mm yang ada di dalam jalur pembangunan saluran drainase itu harus digeser. Setelah itu, PDAM sepakat untuk melakukan pergeseran pipa air.

Karena pipa air PDAM itu harus digeser agar tidak menghalangi proses pengerjaan saluran drainase, terpaksa harus memutus sementara aliran air. “Jadi pada saat kita menggali saluran tersebut untuk pemasangan box culvert, itu juga bersamaan dengan pengerjaan menggeser pipa PDAM tersebut. Bukan saat kita kerja membocorkan pipa, bukan. Kita nggak pernah membocorkan pipa,” jelas Windo.

Windo menegaskan kembali, selama pengerjaan saluran drainase di Manukan Tama tidak ada pipa yang mengalami kebocoran akibat dari pembangunan ini, sehingga menyebabkan air yang mengalir ke rumah warga terhenti. Akan tetapi, pipa PDAM yang berada di jalur pembangunan saluran drainase itu digeser agar tidak menghalangi pemasangan drainase.

Pemkot Surabaya melalui DSDABM saat melakukan percepatan pembangunan saluran drainase itu. Namun pengerjaan itu dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian agar tidak mengganggu utilitas dan pipa PDAM di kawasan itu.

Windo mengungkapkan, selama proses pengerjaan saluran drainase, DSDABM juga berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi kepada warga.

“Kita minta kepada kelurahan dan kecamatan untuk membantu menjelaskan kepada warga, bahwa ada pergeseran pipa PDAM. Sebelum pengerjaan kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga,” ungkapnya.

Disamping itu, Manajer Tata Usaha dan Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Binurwati Fitri mengatakan, PDAM bergerak cepat menindaklanjuti dampak dari pembangunan saluran drainase atau box culvert di kawasan tersebut. Fitri menerangkan, pipa PDAM yang terdampak pembangunan tersebut yaitu ukuran 250 mm dengan diameter 150 mm.

"Jadi yang rusak adalah pipa sambungan dari pipa utama yang menuju ke persil-persil pelanggan itu. Jadi bukan pipa utama," kata Fitri.

Selain perbaikan pipa, PDAM Surya Sembada juga menyuplai air bersih ke rumah-rumah warga yang terdampak menggunakan truk tangki. Mulai tanggal 1-6 November 2023 lalu, PDAM telah mengirim bantuan sebanyak 72 truk tangki air dengan kapasitas 5000 liter dan 4000 liter. Sebanyak 329.000 liter air telah dikirim ke rumah warga terdampak gangguan air di wilayah Manukan dan sekitarnya.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pengerjaan saluran, Pemkot Surabaya, PDAM, dan pihak ketiga telah berkoordinasi untuk memastikan titik-titik rawan yang terdapat pipa saluran air PDAM. Beberapa titik yang terdapat pipa air PDAM itu diantaranya berada di kawasan Manukan, Tengger Kandangan, Candi Lontar, dan sekitarnya.

“Sudah kami koordinasikan dengan dinas dan manajer terkait, bahkan sudah dilakukan supervisi agar jangan sampai pipa kita itu terkena,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan air PDAM yang terpaksa terganggu akibat hal tersebut. Hingga saat ini jajaran PDAM bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya terus berjibaku mengatasi masalah tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan air yang terjadi. Upaya untuk distribusi air akan kami lakukan sampai air lancar dan bersih kembali. Atas perhatian dan kerja sama dari pelaksana proyek drainase, warga, pihak kecamatan, kelurahan tokoh masyarakat setempat, dan dinas terkait, kami menyampaikan terima kasih,” pungkasnya. (*)

 

Berita Terbaru

Terpukau Tradisi Mandar, Kapolda Sulbar: Tahun Depan Kami Ikut Sandeq Silumba

Terpukau Tradisi Mandar, Kapolda Sulbar: Tahun Depan Kami Ikut Sandeq Silumba

Sabtu, 26 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 16:33 WIB

MAJENE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, mengaku terkesan dengan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 y…

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 Sep 2026 14:05 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Fraksi P…

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Sabtu, 26 Sep 2026 14:03 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:03 WIB

JAKARTA – Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB. Guruh yang dikenal sebagai s…

Cegah 3C hingga Balap Liar, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju 

Cegah 3C hingga Balap Liar, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju 

Sabtu, 26 Sep 2026 14:00 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:00 WIB

MAMUJU — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat melaksanakan patroli hunting di wilayah Kota Mamuju d…

Jokowi Kenang Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Seni Budaya Indonesia

Jokowi Kenang Dedikasi Guruh Soekarnoputra untuk Seni Budaya Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2026 13:57 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 13:57 WIB

JAKARTA- Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra pada Sabtu, 26 September 2026, pagi. Jokowi turut mendoakan…

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 13:54 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 13:54 WIB

JAKARTA- Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Soekarno dan Fatmawati,…