Di Penghujung 2023, Terminal Peti Kemas Genjot Ekspor ke India

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapal MV Asterios untuk mendukung pertumbuhan nilai ekspor-impor Indonesia
Kapal MV Asterios untuk mendukung pertumbuhan nilai ekspor-impor Indonesia

i

SURABAYA- Di penghujung tahun 2023 IPC Terminal Petikemas/IPC TPK dipercaya oleh perusahaan pelayaran VASI Shipping bekerjasama dengan agen PT MAP Translogistic untuk melayani rute baru Indonesia Malaysia Service (IMS) yang merupakan direct service menuju Sub Continent India. Dibukanya direct service dengan rute melalui Surabaya - Jakarta - Port Klang - Nhava Sheva - Jebel Ali - Dammam adalah salah satu upaya IPC TPK dalam memacu peningkatan ekspor-impor dari Indonesia menuju India.

"Sandarnya Kapal MV Asterios hari ini adalah upaya mendukung pertumbuhan nilai ekspor-impor Indonesia khususnya dengan negara India. Dengan hadirnya new direct service ini menambah market yang menuju India melalui Nhava Sheva seperti charcoal maupun sektor non migas lainnya." imbuh Guna Mulyana, Dirut IPC TPK dikutip Kamis (14/12/2023).

Sebagaimana diketahui, India merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia dan sebagai negara tujuan ekspor terbesar ke-4. Melansir laporan bulanan yang dirilis Kementerian Perdagangan RI di bulan Oktober 2023, nilai ekspor non migas Indonesia-India naik 24,9% dibanding bulan September 2023. Kenaikannya dari USD 1,5 miliar menjadi USD 1,8 Miliar. Hal ini menjadi trend positif bagi Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan ekspor ke negara India.

Kapal MV Asterios yang sandar di Terminal 3 IPC TPK memiliki LOA 172 meter, BEAM 27,4 meter, dan kapasitas 1.800 TEUs. Adapun petikemas yang dimuat dari Terminal 3 sebanyak 674 Box / 1.003 Teus. Kapal sandar pada 13 Desember 2023 dan rencananya akan bertolak ke Port Klang pada 14 Desember 2023. Rencananya kapal MV Asterios ini akan rutin sandar 2 minggu sekali.

"Dengan dibukanya layanan direct sevice ini, menjadi semangat bagi IPC TPK untuk memberikan nilai tambah dan lebih efisien dalam melayani pengguna jasa. Layanan baru ini tidak hanya mendukung pemerintah dalam meningkatkan konektivitas namun juga meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan India, mendorong perdagangan dan investasi dari kedua negara." tutup Guna. (*)

 

Berita Terbaru

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…