Sangat Mengejutkan! Cawapres Mahfud MD Bongkar Sumber Dana Bansos yang tak Disangka-sangka

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cawapres Mahfud MD menghadiri Rembuk Rakyat di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan. (PDIP Jatim)
Cawapres Mahfud MD menghadiri Rembuk Rakyat di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan. (PDIP Jatim)

i

PASURUAN – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 03, Mahfud MD menghadiri Rembuk Rakyat di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Saat melakukan orasi di depan ratusan orang yang hadir, Mahfud MD salah satunya menyoroti banyaknya warga yang berhak mendapat bantuan sosial (bansos), tapi bertahun-tahun tidak tersentuh.

Mahfud MD juga menyinggung aksi pembagian bansos di pinggir jalan raya yang tidak tepat sasaran.

“Ada di sini yang gak pernah dapat ya bu,” tanya Mahfud MD seperti dilansir laman resmi pdiperjuangan-jatim.com, Selasa (6/2/2024).

Sontak peserta acara berteriak sambil mengangkat dan melambaikan tangannya.

“Iya tidak dapat, tidak pernah dapat, banyak,” teriak mereka.

Mendapati pernyataan itu, Mahfud MD menyatakan bahwa banyak penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.

“Karena administrasinya kacau,” tegas dia.

Dia juga menyoroti adanya oknum pegawai yang membawa bansos untuk dirinya sendiri.

“Ada bansos yang dibagi di pinggir jalan itu tidak boleh. Karena kalau bagi bansos itu dilihat KTP-nya, apakah kamu miskin atau tidak. Kalau setiap orang lewat bawa motor dikasih bansos itu tak berhak atas bansos. Lha ini semua nanti kita akan membuat KTP Sakti,” terang Mahfud MD disambut tepuk tangan.

Dia menegaskan jika penyaluran bansos adalah tugas negara dalam menunaikan UUD 1945, di mana fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara. Atas dasar itulah, uang negara yang bersumber dari APBN digunakan untuk penyaluran bansos.

“Uang untuk bansos ini gampang. Uang untuk membantu petani dan nelayan itu gampang. Pertama dari APBN karena rakyat membayar pajak. Yang kedua, dari korupsi orang yang kita potong habis-habisan. Korupsi sekarang itu jumlahnya triliunan.

“Yang saya tangani saja ada Rp687 triliun. Kalau Rp30 triliun saja dibagikan kesejahteraan petani, untuk dibagi ke rakyat yang membutuhkan, itu mudah, asal kita berani memberantas korupsi,” tandas Mahfud MD. ***

Berita Terbaru

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…