Benarkah Suara Ganjar - Mahfud Dikunci 17 Persen? Ini Kata Ketua KPU RI

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari (Foto: RRI/Dedi Hidayat)
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari (Foto: RRI/Dedi Hidayat)

i

JAKARTA- KPU RI merespon, tudingan Cawapres 03 Mahfud Md yang menduga suara Pilpres 2024 Ganjar-Mahfud dikunci 17 persen. Dalam pernyataan Mahfud, pihaknya menyakini ada unsur kesengajaan alogatima penguncian suara Ganjar-Mahfud.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari seketika membantah, melakukan penguncian suara Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024. KPU, dikatakannya, tidak bisa mematok perolehan suara peserta Pemilu 2024, terlebih pemungutan suara dilakukan langsung.

"KPU tidak pernah mematok suara si A, si B dan seterusnya, partai ini partai itu sekian. Sejak awal itu enggak ada karena pemungutan suara ini kan bersifat langsung," kata Hasyim dalam keterangan persnya dikutip dari RRI.co.id, Senin (11/3/2024).

Hasyim mengungkapkan, perolehan suara peserta Pemilu 2024 ditentukan oleh masyarakat Indonesia yang masuk dalam DPT. Suara-suara pemilih itu masuk, saat dilakukannya pemungutan suara pemilu pada Rabu (14/2/2024) lalu.

"KPU tidak bisa mengontrol jumlah pemilih yang hadir ke TPS. Apalagi perolehan suara yang merupakan hasil dari pencoblosan," ucap Hasyim.

Atas dasar itu, Hasyim menekankan, persentase yang dimiliki Ganjar-Mahfud murni hasil penghitungan suara berjenjang. Karena proses penghitungan suara Pemilu 2024 dilakukan berjenjang, KPU memastikan tidak pernah mencurangi peserta pemilu.

"Kalau ada informasi, kabar atau pernyataan seperti itu, KPU membantah ya bahwa KPU tidak pernah mematok, tidak mengunci. Tidak pernah menargetkan partai tertentu, pasangan calon tertentu, sejak awal harus suaranya sekian, tidak ada," ujar Hasyim.

Sebelumnya diberitakan, Cawapres 03 Mahfud Md buka suara, terkait pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Terutama, soal adanya algoritma yang sengaja digunakan untuk mengunci suara Ganjar-Mahfud maksimal 17 persen.

“Ya, biar saja diolah di masyarakat, itu kan juga sudah lama, sebelum pemilu kan juga sudah ada. Sebelum pemungutan suara isu itu sudah ada,” kata Mahfud, di Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Mahfud menuturkan, isu perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud sejak sebelum Pemilu 2024, dikunci di angka yang sama. "Sudah dikunci sekian dan angkanya (perolehan suara) itu persis, tinggal nanti pembuktiannya aja, nanti lihat saja," ucap Mahfud. (*)

 

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…