Keren Banget! Gadis Kembar Asal Surabaya Lolos SNBP Unair, Siapa Dia?

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mia Ramadhani (sebelah kiri) dan Nia Ramadhani (sebelah kanan). Foto: UNAIR
Mia Ramadhani (sebelah kiri) dan Nia Ramadhani (sebelah kanan). Foto: UNAIR

i

 

SURABAYA– Guratan senyum bahagia tampak pada sepasang saudara kembar asal Surabaya. Mereka adalah Mia Ramadhani dan Nia Ramadhani. Pasalnya, pasangan saudara kembar itu berhasil masuk menjadi keluarga besar Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Selasa (26/3/2024). Keduanya keterima masuk di program studi (prodi S1 Akuntansi dan S1 Ilmu Politik.

Tak terlintas di benak mereka bahwa dapat diterima pada salah satu universitas terbaik di Indonesia. Segala perjuangan dan tiap tetes keringat mereka terbayar lunas saat berhasil mengalahkan ribuan kompetitor di seluruh Indonesia untuk menjadi bagian dari Ksatria Airlangga.

“Kami hanya dapat mengucapkan syukur saat pengumuman tersebut keluar. Rasanya tidak dapat terungkap dengan kata-kata. Akhirnya, impian kami sejak kecil dapat terwujud pada tahun ini,” papar Mia dikutip dari laman resmi UNAIR, Sabtu (30/3/2024).

Kakak sebagai Role Model
Melalui wawancara eksklusif dengan UNAIR NEWS, Mia menceritakan bahwa salah satu alasan mereka memilih UNAIR untuk tujuan pendidikan sarjananya berkat sang kakak. Sang kakak merupakan salah satu alumnus UNAIR.

“Kami sering mendapatkan cerita menyenangkan tentang UNAIR dari kakak Sosok kakak bagi kami sangat berharga, karena terus memotivasi kami agar dapat meneruskan jejaknya,” jelas Mia.

Nia melanjutkan, kakaknya merupakan salah satu sosok di balik keberhasilannya lolos SNBP. Mereka mendapatkan arahan dan wejangan untuk memilih program studi (prodi) yang sesuai dengan bakat dan minat mereka masing-masing. Berkat dukungan penuh dari sang kakak menjadi bahan bahan mereka untuk tetap semangat.

Keterbatasan Finansial Tak Jadi Penghalang
Sepasang saudara kembar itu bukanlah berasa dari keluarga yang beruntung. Mia dan Nia harus berusaha keras untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi seperti kakaknya. Mereka mengaku tidak bisa merasakan fasilitas bimbel ternama seperti teman-teman lainnya.

Keterbatasan kondisi tersebut tak menyurutkan semangat mereka untuk mewujudkan impian. Mia dan Nia memanfaatkan platform Youtube untuk mendapatkan materi tambahan selain dari pembelajaran sekolah. Mereka pun kompak untuk belajar bersama dan saling menguatkan satu sama lainnya.

“Saat di bangku SMA, jujur kami mengalami minder dengan teman lainnya yang dapat bimbel dari kelas 10. Kami menyakini bahwa keterbatasan yang kami alami bukanlah akhir dari segalanya. Kami mengupayakan apapun untuk mewujudkan impian kami sejak kecil,” imbuhnya.

Berbeda Pilihan
Meskipun kembar, Mia dan Nia memiliki kegemaran dan minat yang berbeda. Sejak duduk di bangku SMA, Mia mengaku bahwa memiliki minat pada ilmu sosial terutama ilmu ekonomi. Hal itu ia rasakan saat mendapat mata pelajaran lintas jurusan saat kelas 10.

“Justru saat SMA saya itu merupakan siswa IPA, saat di bangku 10 ada namanya mata pelajaran lintas jurusan. Salah satunya, ilmu akuntansi dan saat saya menjalani mata pelajaran tersebut merasa cocok dan enjoy menjalaninya. Hal ini menjadi alasan saja memilih S1 Akuntansi UNAIR,” terangnya.

Berbeda dengan Nia, kegemarannya untuk mengikuti isu-isu pemerintahan dan politik serta minat dalam mata pelajaran kewarganegaraan mengantarkannya untuk memilih S1 Ilmu Politik. Baginya, permasalahan dan isu pemerintahan sangat menarik untuk dipelajari.

Tak lupa, sepasang saudara kembar itu mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat selama proses SNBP. Termasuk, seluruh guru dan bimbingan konseling (BK) di SMA Negeri 3 Surabaya yang telah memberikan motivasi dan wejangan untuk para siswanya.

“Tentu, kesuksesan kami saat ini merupakan hasil panjatan doa kedua orang tua kami yang terus mengiring kami hingga di UNAIR. Terimakasih Pak, Bu berkat segala dukungan dan doamu kini kami berhasil menjadi keluarga besar UNAIR,” paparnya (*)

Tag :

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…