Penting untuk UMKM! Begini Cara Daftar Nomor Induk Berusaha (NIB), Mudah Banget

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pelaku usaha UMKM (InfoPublik.id)
Ilustrasi pelaku usaha UMKM (InfoPublik.id)

i

JAKARTA- Kepemilihan nomor induk berusaha (NIB) mendatangkan banyak manfaat. Di antaranya, akses kredit, pasar, pendampingan usaha, serta pelatihan.

Pelaku UMKM ditengarai menjadi penopang utama perekonomian nasional. Jumlah pelaku di sektor itu mencapai 67 juta. Namun, dari sejumlah pelaku itu, sebagian besar dari mereka masih bersifat informal, belum memiliki izin usaha.

Pelaku UKM ini kebanyakan bergerak di sektor kuliner, jasa atau kontraktor informal atau pelbagai jenis usaha lainnya. Oleh karena itu, pemerintah pun mendorong pelaku itu memiliki izin usaha.

Dalam rangka itu, mereka diminta untuk memiliki NIB. Dengan memiliki NIB, mereka akan memperoleh banyak manfaat dari kepemilikan NIB, seperti akses kredit, pelatihan, akses pasar, akses pendampingan usaha dan sebagainya.

Selama ini, boleh jadi banyak dari pelaku usaha itu merasa kerepotan bila mengurus NIB. Itulah sebabnya, kini pemerintah menjamin pengurusan izin usaha tidak rumit alias sangat mudah.

Sebagai informasi, NIB adalah nomor identitas yang terdiri dari 13 digit angka yang di dalamnya terdapat pengaman dan tanda tangan elektronik. Dengan memiliki NIB, identitas kegiatan usaha menjadi legal.

NIB juga berfungsi sebagai tanda daftar perusahaan (TDP), angka pengenal impor (API), akses kepabeanan, terutama jika pemilik usaha melakukan kegiatan ekspor maupun impor. Artinya, melalui kepemilikan NIB, pelaku usaha tidak perlu mengurus tiga persyaratan izin usaha tersebut lagi.

Ketika melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NIB, pelaku usaha juga menerima dokumen pendaftaran lain yang dibutuhkan untuk mengurus perizinan usaha.

Dokument tersebut, antara lain, nomor pokok wajib pajak (NPWP), surat pengesahan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA), bukti pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).

Lantas bagaimana cara mudah mengurus NIB? Seperti dilansir laman Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM), kemenkopukm.go.id, berikut ini langkahnya:

  1. Anda harus mengakses laman https://oss.go.id/.
  2. Lihat bagian pojok kanan tampilan laman tersebut kemudian klik tombol ‘daftar’.
  3. Anda harus mengisi sejumlah data, seperti jenis identitas (KTP, paspor), nomor induk kependudukan (NIK), negara asal, tanggal lahir, nomor telepon selular, alamat email.
  4. Masukkan kode captcha dan klik kotak kecil sebagai tanda menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
  5. Silakan aktivasi akun melalui email. Klik tombol “aktifasi” untuk mengaktifkan akun OSS.
  6. Setelah itu, kunjungi lagi laman OSS di www.oss.go.id/oss/ untuk masuk dengan akun Anda.
  7. Isi username dengan email. Password diisi dengan sandi yang dikirim melalui email saat aktivasi akun.
  8. Setelah itu, lihat sisi kiri layar dan klik “perizinan mikro”. Pilih “pengajuan baru”.
  9. Selanjutnya isi data pribadi dan perusahaan di kolom yang tersedia. Yakni terkait, nama usaha, sektor usaha, bidang atau kegiatan usaha, sarana usaha yang digunakan, alamat usaha (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa), status tempat usaha, jumlah tenaga kerja, perkiraan hasil penjualan per tahun.
  10. Tekan tombol “simpan data”.
  11. Berikutnya unduh nomor induk berusaha (NIB) dengan cara klik “simpan dan lanjutkan” data usaha yang telah dilengkapi.
  12. Klik data usaha dan klik tombol “proses NIB”. Selanjutnya klik tombol “NIB” untuk menerbitkan NIB.

Demikian informasi terkait cara mudah mengurus NIB di laman oss.go.id. Selamat mencoba. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Kasus Oli Palsu, Polda Sulbar Limpahkan Tersangka HZ ke Kejaksaan Polman 

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB

POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Kapolda Sulbar Beserta PJU Ikuti Penyerahan LHP Keuangan dan Grand Entry Meeting Audit Semester II 2026

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Pledoi di PN Surabaya, Goli Korlita Bantah Penggelapan Dana SD Cita Hati

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB

SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

JPU Bantah Pledoi Terdakwa Deposito OSO, Sebut Janji Bunga 13 Persen Tak Sesuai Kenyataan

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Soal Pemanggilan Nusron Wahid, KPK Minta Tunggu Proses Penyidikan Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

KPK: Bos Summarecon Suap Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…