Gula Rafinasi Beredar Bebas di Masyarakat, Swasembada Gula di Jawa Timur Terganggu

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Industri gula
Industri gula

i

SURABAYA - Lelang gula pada musim giling tebu dalam beberapa pekan terakhir ini sepi. Gula petani menjadi tak laku. Lelang yang digelar akhir bulan juli lalu tak menggembirakan para petani di Jawa Timur.

Dengan jumlah 51.634,963 ton ternyata  gula petani belum laku dilelang. Rembesnya gula rafinasi ke pasar gula konsumsi diduga menjadi pemicu utama tak lakunya gula milik petani tersebut.

Anggota komisi B DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk mengatakan beberapa laporan menunjukkan adanya peredaran gula rafinasi yang tidak sesuai peruntukannya, bahkan dicampur dengan gula kristal putih (gula konsumsi) untuk dijual ke masyarakat.

"Saya sudah mendapati curhat dari para petani dan pedagang gula di sejumlah tempat di Jawa Timur dan saya sudah konfirmasi kepala dinas perkebunan dan mengakui adanya permainan gula rafinasi tersebut," ujar politisi PKS ini dikutip dari laman resmi DPRD Jatim, Sabtu (9/8/2025).

Pria asal Lumajang ini mengatakan pemerintah harus menindak tegas pelaku yang menjadi penyebab rembesnya gula rafinasi yang beredar di masyarakat.

"Kasihan petani sehingga gula mereka tak laku. Swasembada gula di Jawa Timur bisa terancam," tuturnya.

Petani tebu di berbagai daerah mendesak pemerintah segera melakukan revolusi tata niaga gula nasional. Desakan ini muncul menyusul rendahnya serapan gula petani di awal musim giling 2025, yang menyebabkan stok gula petani menumpuk di gudang tanpa pembeli.

Menurut para petani, rendahnya serapan gula miliknya ini diakibatkan rembesan gula rafinasi di pasar sejak awal giling. Gula rafinasi yang biasanya diolah dari gula impor ini seharusnya hanya untuk kebutuhan industri makanan dan minuman. Namun justru banyak beredar di pasar konsumsi.

Disisi lain Pemerintah memang telah mencanangkan swasembada gula melalui Perpres Nomer 40/2023 Tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel). Langkah ini diikuti transformasi kelembagaan di PTPN Group sebagai BUMN Gula dan program perbiakan budidaya tebu petani oleh Kementerian Pertanian.

Namun, langkah perbaikan di tata kelola budidaya tebu dan industrigula ini belum diikuti oleh perbaikan tata niaga gula. Hal ini terbukti dengan beredarnya gula rafinasi dan fortifikasi di pasartradisional. Para petani menemukan rembesan gula rafinasi dan fortifikasi yang lebih murah ini di pasar sehingga gula petani menumpuk di gudang. (*)

 

Berita Terbaru

Pengendara Tertib di Mamuju Dapat Kejutan Manis Dari Polantas Polda Sulbar Pulang Bawa Sayur Segar

Pengendara Tertib di Mamuju Dapat Kejutan Manis Dari Polantas Polda Sulbar Pulang Bawa Sayur Segar

Rabu, 16 Sep 2026 13:30 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:30 WIB

POLDA SULBAR - Sejumlah petugas Polantas tampak memberhentikan para pengendara yang melintas di depan gedung BPKB. Namun, alih-alih mengeluarkan surat tilang,…

Sudah Ditegur Satpol PP, Toko Miras Ultra Wonokromo Diduga Masih Kucing-kucingan

Sudah Ditegur Satpol PP, Toko Miras Ultra Wonokromo Diduga Masih Kucing-kucingan

Rabu, 16 Sep 2026 12:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:29 WIB

SURABAYA – Toko minuman keras (miras) Ultra di Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, meski telah mendapat teguran resmi dari S…

HUT Lantas ke-71: Ditelantas Polda Sulbar Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Saluleang

HUT Lantas ke-71: Ditelantas Polda Sulbar Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Saluleang

Rabu, 16 Sep 2026 12:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:12 WIB

POLDA SULBAR- Menyambut semarak peringatan Hari Ulang Tahun Korps Lalu Lintas yang ke-71, Ditlantas Polda Sulawesi Barat kembali menebar kebaikan yang…

Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Prof. Akhmad Muzakki Disambut Gelombang Penolakan

Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Prof. Akhmad Muzakki Disambut Gelombang Penolakan

Rabu, 16 Sep 2026 09:08 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 09:08 WIB

SURABAYA — Pelantikan Prof. Akhmad Muzakki sebagai Rektor definitif UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya oleh Menteri Agama, Selasa (15/9/2026), langsung disambut g…

Wujud Syukur 71 Tahun Pengabdian, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan Lewat Bakti Sosial dan Anjangsana

Wujud Syukur 71 Tahun Pengabdian, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan Lewat Bakti Sosial dan Anjangsana

Rabu, 16 Sep 2026 08:59 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:59 WIB

POLDA SULBAR- Memaknai Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara yang ke-71 dengan semangat peduli, berbagi dan mengenang jasa pendahulu, Direktorat Lalu Lintas…

71 Tahun Mengabdi, Dirlantas Polda Sulbar Kunjungi Purnawirawan Kenang Pengabdian dan Kepedulian

71 Tahun Mengabdi, Dirlantas Polda Sulbar Kunjungi Purnawirawan Kenang Pengabdian dan Kepedulian

Selasa, 15 Sep 2026 21:57 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:57 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Korps Lalu Lintas yang ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan…