Fenomena Pasang Stiker "Save Tunjungan", Anggota DPRD Surabaya Minta Pemkot Siapkan Parkir Khusus

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo
Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo

i

SURABAYA - Pasca penertiban parkir Tepi Jalan Umum (TJU) di kawasan Tunjungan banyak restoran dan kafe ramai-ramai menempel stiker bertuliskan ‘Save Tunjungan’ dan ‘Satu Tujuan, Satu Tunjungan’.

Pemasangan stiker tersebut merupakan aksi protes para pengusaha restoran dan kafe yang berada di kawasan Jalan Tunjungan atas aturan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang melarang pengguna jalan memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan atau Tepi Jalan Umum.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo mengatakan, kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Tunjungan saat ini memang relatif lancar pasca pemerintah kota Surabaya melarang parkir di tepi jalan.

Namun, disisi lain ditiadakannya parkir TJU memberi dampak menurunnya pengunjung kafe dan restoran di sekitar kawasan Tunjungan.

“ Menurut kami salah satu solusi agar omset kafe dan resto di kawasan Tunjungan tetap meningkat Pemkot dapat menyiapkan area parkir khusus di titik-titik strategis sekitar Jalan Tunjungan,” ujar Bagas Iman Waluyo di Surabaya, Kamis (28/08/2025).

Misalnya, lahan parkir bekas gedung kosong, lahan parkir hotel, atau kerja sama dengan pengelola mall terdekat.

“Nah, agar lebih ramah, tarif parkir bisa diberi subsidi atau promo khusus bagi pengunjung kafe maupun/resto,” ungkap politisi muda Partai Gerindra Kota Surabaya ini.

Bagas kembali mengatakan, salah satu upaya mendongkrak omset kafe dan resto akibat sepinya pengunjung karena larangan parkir tepi jalan umum, pemkot Surabaya bisa membuat program “Visit Tunjungan” dengan event rutin seperti, live music, festival kuliner, night market.

“Sehingga menarik lebih banyak pengunjung, meski tanpa parkir di tepi jalan umum,” tegas Bagas.

Selain daripada itu, pemerintah Kota Surabaya perlu memberikan ruang bagi pelaku usaha yang terdampak untuk menyampaikan aspirasi dan kendala yang mereka hadapi.

“Melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif, diharapkan dapat tercapai solusi terbaik yang menguntungkan kedua belah pihak,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Kasus Gratifikasi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Periksa Pengusaha Rokok Muhammad Suryo, Siapa Dia?

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:23 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang memeriksa pengusaha rokok Muhammad Suryo dalam pengembangan sejumlah perkara yang ditangani…

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Tak Ingin Bansos Salah Sasaran, Wali Kota Eri Turun Langsung Verifikasi Data Warga Lewat Muskel

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:14 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmennya untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan transparan.…

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Bantu Warga Tak Berpenghasilan, Pemkot Surabaya Siapkan 2.738 Loker Gandeng 39 Perusahaan

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga Desil 1-3 usia produktif yang belum memiliki pendapatan tetap. Pemkot melalui…

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Zona Club Milik Rasa Sayang Grup Gunakan Logo dan Seragam Polri untuk Promosi, Bentuk Pelecehan?

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:09 WIB

SURABAYA-  Pemandangan tak biasa terlihat dalam operasional salah satu tempat hiburan malam di Surabaya. Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan munculnya …

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

PB XIV Hangabehi Tancap Gas Usai Jumenengan, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Wonogiri

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 20:15 WIB

PB XIV Hangabehi membantu warga Wonogiri, sebanyak 75 ribu liter air bersih disalurkan di Gunung Kukusan.…

Command Center 112 Surabaya Percepat Respons Warga, Didukung 222 CCTV

Command Center 112 Surabaya Percepat Respons Warga, Didukung 222 CCTV

Jumat, 11 Sep 2026 14:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat layanan Command Center 112 sebagai pusat koordinasi pelayanan masyarakat. Tidak hanya menerima…