Ratusan Mahasiswa Batam Akan Demo di 3 Lokasi, Ini 7 Tuntutannya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Demo mahasiswa
Demo mahasiswa

i

BATAM - Ratusan mahasiswa dari berbagai aliansi di Kota Batam akan menggelar unjuk rasa di tiga titik berbeda. Rencananya, aksi ini digelar Senin, 1 September 2025, mulai pukul 13.00 WIB.

Sedang lokasi aksi akan berpusat di depan Polda Kepri, Gedung DPRD Kota Batam, dan Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Muryadi Aguspriawan, Koordinator Aksi yang juga merupakan Koordinator Wilayah Sumbagut BEM SI Kerakyatan, menyatakan bahwa massa aksi berjumlah sekitar 200 hingga 300 orang. Mereka berasal dari gabungan BEM se-Kota Batam, Cipayung Plus, dan Aliansi Mahasiswa Kota Batam.

"Aksi ini bukan sekadar seruan, melainkan tuntutan tegas mahasiswa se-Kota Batam atas berbagai masalah yang terjadi di negeri ini. Kami hadir untuk mengingatkan pemerintah agar tidak abai terhadap rakyat," papat Muryadi dikutip dari batam News, Minggu, 31 Agustus 2025.

Para mahasiswa mengajukan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah dan DPR, yakni

  1. Menolak kenaikan tunjangan anggota DPR.
  2.  Mendorong reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
  3.  Menuntut penyelesaian hukum yang adil untuk kasus korban ojek online.
  4.  Menghapus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai memberatkan masyarakat.
  5.  Menghentikan tindakan represif aparat terhadap mahasiswa dan masyarakat.
  6.  Membebaskan massa aksi yang ditahan di seluruh Indonesia.
  7.  Meminta transparansi dalam pembentukan dan pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang dinilai cacat formil.

Selain itu, para pengunjuk rasa mendesak pejabat publik, termasuk Wali Kota Batam, pimpinan DPRD Kota Batam, dan Kapolda Kepri, untuk hadir langsung menemui mereka.

"Kami berharap pejabat publik turun langsung menjumpai mahasiswa. Aspirasi ini harus didengar dan ditindaklanjuti sesuai tuntutan yang kami sampaikan," pungkas Muryadi. (*)

 

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…