SURABAYA, Bacasaja.id– Musibah ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, mengundang perhatian luas. Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat, Dedi Irwansa, S.Pd, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menyerukan pentingnya solidaritas seluruh masyarakat dalam membantu para korban.
“Korban yang meninggal dunia semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara korban luka segera diberi kesembuhan. Kami berdoa keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” ucap Dedi, Senin (30/9).
Ia menegaskan, peristiwa ini bukan hanya duka keluarga besar pesantren, tetapi juga duka seluruh masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, pesantren adalah pusat pendidikan sekaligus benteng moral bangsa, sehingga setiap musibah yang menimpanya harus menjadi perhatian serius pemerintah maupun masyarakat.
“Keselamatan santri dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama. Pemerintah perlu hadir lebih serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.
Selain itu, Dedi mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial dengan saling membantu dan meringankan beban para korban. Ia menilai kepedulian nyata jauh lebih penting dibanding sekadar slogan.
Sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen mengawal proses pemulihan pasca musibah, baik secara fisik maupun psikologis. Dedi juga mendorong evaluasi menyeluruh atas keamanan bangunan dan fasilitas pendidikan di pesantren.
“Pesantren adalah rumah kedua bagi santri. Kita wajib menjaganya agar tetap aman, nyaman, dan layak huni,” pungkasnya. (dims)
Editor : Redaksi