Komisi D DPRD Dukung RSUD Dr. Soewandhi Perluas Pasar Pasien Umum

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan

i

SURABAYA, bacasaja.id – Komisi D DPRD Kota Surabaya mendukung penuh langkah manajemen RSUD Dr. Soewandhi yang berupaya memperluas pangsa pasar ke pasien umum non-BPJS. Upaya ini dinilai strategis untuk meningkatkan kemandirian dan pendapatan rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan, menyampaikan dukungannya melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025). Ia mengatakan RSUD Dr. Soewandhi saat ini tengah berbenah untuk memperkuat layanan bagi pasien umum agar pendapatan rumah sakit tidak hanya bergantung pada pasien BPJS atau yang dibiayai pemerintah.

“Kami mendukung penuh karena ini bagian dari upaya meningkatkan pendapatan RSUD milik Pemkot Surabaya,” ujar Johari dalam keterangannya.

Johari menjelaskan, hingga September 2025, kinerja RSUD Dr. Soewandhi menunjukkan hasil yang sangat baik. Pendapatan dari pasien umum mencapai Rp11,7 miliar, atau 111 persen dari target awal sebesar Rp10 miliar. Sementara itu, pendapatan dari pasien non-umum (pasien yang dicover Pemkot) tercatat Rp280 miliar, atau 72 persen dari target.

“Untuk pasien non-umum memang baru 72 persen, tapi kami optimistis hingga akhir tahun bisa tembus 100 persen karena masih ada waktu tiga bulan lagi,” jelasnya.

Johari juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, RSUD Dr. Soewandhi menargetkan peningkatan pendapatan pasien umum menjadi Rp23,38 miliar, atau naik lebih dari 100 persen dibanding tahun 2025.

Menurutnya, agar pasar pasien umum semakin luas, rumah sakit perlu memiliki akses yang mudah serta fasilitas parkir yang memadai. Ia mendorong agar Pemkot Surabaya melalui BPKAD dapat membantu mengoptimalkan aset di sekitar rumah sakit, seperti Kapas Krampung Plaza (Kaza), yang sebagian lahannya bisa difungsikan sebagai area parkir.

“Misalnya dibuatkan jembatan penghubung antara RSUD Soewandhi dan Kaza, sehingga pasien bisa lebih mudah parkir,” tuturnya.

Johari yang akrab disapa Bang Jo menambahkan, pihak rumah sakit juga berencana menambah tenaga spesialis dan subspesialis. Langkah ini diharapkan mampu menarik pasien dari rumah sakit besar seperti Dr. Soetomo, yang antreannya cukup panjang.

“Contohnya pasien tumor otak di Dr. Soetomo antreannya sampai 500 orang. Ini bisa menjadi peluang bagi RSUD Soewandhi,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan fasilitas seperti penambahan tempat tidur hemodialisa dan layanan medical check up juga tengah dipersiapkan untuk memperluas layanan bagi masyarakat.

“Semakin lengkap layanan dan fasilitasnya, semakin besar potensi RSUD Soewandhi menjadi pilihan utama masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Kasus Dugaan Korupsi RSUD dr. Mohammad Zyn, Kejaksaan Negeri Sampang Periksa 40 Saksi

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:29 WIB

SAMPANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang telah memeriksa 40 orang saksi dalam penyidikan dugaan penyalahgunaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD…

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

WOWW! BGN Siapkan Anggaran MBG Rp240,2 Triliun pada 2027

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:26 WIB

JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp240,2 triliun pada 2027 untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat menjangkau 72,4 juta…

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Kapolda Sulbar Lantik DirPamobvit, Sampaikan 5 Pesan Inti Estafet Kepemimpinan Berintegritas

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Sulawesi Barat kembali bergulir. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tanggal…

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Nuron Wahid Diincar? KPK Bakal Dalami Dugaan Aliran Uang kepada Pansus Haji DPR

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:52 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami fakta persidangan terkait dugaan aliran uang kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR. Tujuannya u…