Mahasiswa Hukum UPN Surabaya Soroti Pungli Parkir dan Dorong Regulasi yang Lebih Adil

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan

i

SURABAYA - Pagi yang cerah di Kampus UPN “Veteran” Jawa Timur menjadi saksi semangat intelektual para mahasiswa hukum yang memenuhi ruang diskusi Fakultas Hukum. Mereka hadir dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mahasiswa Hukum Melek Legislasi: Inovasi Regulasi untuk Pembangunan Berkelanjutan”, yang digelar oleh Badan Legislatif Mahasiswa (BLM).

Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara lintas bidang: Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, Komisioner Bawaslu Kota Surabaya, Eko Rinda Prasteyiadi, dan Ketua Umum BLM 2017, Iqbal Maulana.

Diskusi berlangsung hidup dan sarat kritik konstruktif, terutama saat mahasiswa mengangkat isu pungutan liar (pungli) parkir yang hingga kini masih menjadi persoalan klasik di Surabaya.

Menanggapi hal itu, Eri Irawan secara tegas menyatakan bahwa pungli parkir seharusnya tidak hanya dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring), melainkan diproses sebagai tindak pidana umum.

“Pungli parkir ini sudah meresahkan masyarakat. Kalau hanya ditindak tipiring, efek jeranya tidak ada. Ini harus dipidana tegas, karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” ujar Eri di hadapan peserta FGD.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun kota atau kabupaten di Indonesia yang benar-benar sukses menata sistem parkir. Surabaya sendiri memiliki sekitar 1.500 titik parkir tepi jalan umum, yang masih membutuhkan pengawasan ketat dan sistem pengelolaan modern.

Sebagai langkah perbaikan, mulai November ini, Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan uji coba sistem parkir digital di sejumlah titik resmi.

Langkah tersebut akan dibarengi dengan penambahan CCTV di 750 titik parkir dan alat sensor pengukuran kendaraan bermotor untuk memantau aktivitas parkir secara real time.

Selain itu, Eri menambahkan, akan ada tujuh penegak hukum yang berpatroli keliling di lima wilayah rawan parkir liar, guna memastikan penegakan aturan berjalan tegas dan adil.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Penataan parkir ini bukan hanya soal PAD, tapi soal keadilan dan tata kota yang tertib,” tegasnya.

Dalam forum itu, mahasiswa juga menyoroti isu lain seperti persyaratan Beasiswa Pemuda Tangguh, pemerataan infrastruktur kampung, dan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan kepekaan mahasiswa hukum terhadap persoalan publik yang nyata.

Komisioner Bawaslu Kota Surabaya, Eko Rinda Prasteyiadi, menambahkan pentingnya literasi hukum bagi masyarakat agar setiap kebijakan bisa dikawal dengan kritis dan bertanggung jawab.

“Melek regulasi artinya memahami cara kerja hukum dan keberanian untuk mengawalnya. Mahasiswa punya posisi penting untuk memastikan kebijakan publik berjalan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Iqbal Maulana, sebagai Ketua Umum BLM 2017, mengajak mahasiswa untuk tidak berhenti pada teori, melainkan ikut berperan aktif dalam mengusulkan solusi kebijakan.

“Dari kampus, kita bisa memulai perubahan. Menulis gagasan hukum, membuat kajian kebijakan, atau mengawasi pelaksanaan program pemerintah. Itulah bentuk nyata peran mahasiswa hukum,” katanya.

Menutup kegiatan, panitia menyampaikan harapan agar semangat melek legislasi ini terus tumbuh di kalangan mahasiswa hukum UPN Surabaya.

“Kami ingin mahasiswa hukum UPN tidak hanya hafal pasal, tapi peka terhadap realitas sosial dan berani mendorong lahirnya regulasi yang adil dan berkelanjutan,” ujar perwakilan BLM dalam penutupan.

FGD yang berlangsung Kamis pagi itu meninggalkan kesan mendalam. Para mahasiswa menyadari, bahwa perubahan menuju tata kelola yang baik tidak hanya dimulai dari lembaga pemerintah, tetapi juga dari ruang-ruang kampus — tempat ide, kritik, dan harapan bertemu untuk membangun hukum yang lebih berpihak pada rakyat. (dims)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…