DPRD Surabaya Pastikan APBD 2026 Jadi Instrumen Pembangunan Progresif dan Pro-Rakyat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

i

SURABAYA, Bacasaja.id — Di tengah semangat Hari Pahlawan, DPRD Kota Surabaya menegaskan komitmennya memperjuangkan anggaran yang berpihak pada rakyat.

Melalui rapat paripurna bersama Pemerintah Kota Surabaya, Senin (10/11/2025), kedua lembaga resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026, yang dinilai memberi ruang fiskal luas untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menyebut struktur APBD 2026 menunjukkan arah kebijakan yang progresif dengan pembiayaan alternatif sebesar Rp1,595 triliun serta ruang fiskal Rp3,9 triliun di luar belanja wajib.

“Ini memberi keleluasaan bagi Pemkot untuk memberikan perhatian serius pada pembangunan infrastruktur yang masih menyisakan banyak PR, terutama pengendalian banjir,” ujar Aning, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, anggaran pengendalian banjir mencapai Rp1,1 triliun, termasuk proyek strategis pembangunan saluran dan rumah pompa Medokan Semampir senilai Rp65 miliar. Proyek itu ditargetkan menuntaskan banjir di empat kelurahan: Semolowaru, Medokan Semampir, Menur, dan Manyar.

Selain itu, Rp100 miliar juga dialokasikan untuk menuntaskan subsistem Surabaya Barat, yang selama ini menjadi wilayah rawan genangan.

“Titik itu darurat banjir, tidak boleh lagi dirasionalisasi. Harus segera dituntaskan,” tegas politisi PKS tersebut.

 Aning juga mendorong Pemkot melakukan inovasi digital dalam pengendalian banjir, seperti penerapan aplikasi penjadwalan normalisasi saluran air agar pengerukan dapat dilakukan tepat waktu. Ia juga menyoroti perlunya evaluasi sarana dan prasarana alat pengeruk, yang kerap rusak atau tidak memadai.

“Bahkan perlu inovasi alat yang bisa menyedot sampah sekaligus sedimen di 153 kelurahan. Bisa dimulai dengan pilot project,” tambahnya.

Selain sektor infrastruktur, APBD 2026 juga diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan warga. Salah satunya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang tahun depan ditargetkan mencapai 2.420 unit, meningkat dari 2.069 rumah pada 2025.

“Kita ingin warga Surabaya hidup sehat dan nyaman di rumah yang layak. Dari 7.789 antrian, kini tersisa sekitar 5.000-an, dan semoga tuntas hingga 2027,” ujar Aning.

Untuk pemenuhan kebutuhan hunian vertikal, Pemkot juga berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar pembangunan rusunawa bagi sekitar 10.000 warga dapat masuk dalam program nasional 3 juta rumah.

Di sektor transportasi umum, Aning mengapresiasi kenaikan alokasi anggaran menjadi Rp213 miliar atau 1,6 persen dari total APBD, yang dinilai sebagai langkah positif untuk memperluas layanan dan mendukung rencana operasional Surabaya–Lamongan Light Rail (SLLR) pada 2027.

Sementara itu, untuk mengatasi persoalan sampah yang mencapai 1.500–1.800 ton per hari, APBD 2026 menyiapkan program bak komposter di 1.600 RW sebagai proyek percontohan pengelolaan sampah organik.

“Harapannya, pengurangan sampah organik bisa signifikan dan nanti dipertahankan ke tingkat RT pada penganggaran berikutnya,” tutup Aning. (dims)

Berita Terbaru

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

SURABAYA – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Heritage Walk: Resolusi Jihad pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan y…

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

PB XIV memainkan wayang pusaka Kanjeng Kiai Jimat peninggalan Pakubuwono IV dalam Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta.…

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…