15 Siswa SMP Positif Narkoba, Ketua Komisi D Tekankan Pentingnya Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir

i

SURABAYA, Bacasaja.id – Kasus 15 siswa SMP di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, yang positif menggunakan narkoba kembali menggugah kesadaran publik akan bahaya narkotika yang mengancam generasi muda. DPRD Kota Surabaya menilai kejadian ini bukan hanya persoalan penegakan aturan, tetapi juga kegagalan ekosistem pengawasan yang melibatkan banyak pihak, terutama keluarga dan sekolah.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir, mengatakan bahwa peran orang tua dan sekolah harus berjalan beriringan untuk mencegah anak-anak terpapar tindakan destruktif, termasuk penggunaan narkoba. Menurutnya, pengawasan dan pembinaan tidak bisa hanya dibebankan pada guru atau satuan pendidikan.

“Pengawasan anak bukan hanya tugas sekolah. Orang tua memiliki peran sentral dalam membentuk kontrol, karakter, dan pola pergaulan anak. Ketika dua unsur ini—rumah dan sekolah—tidak berjalan searah, maka celah-celah penyimpangan akan mudah terjadi,” ujarnya.

Penguatan Komunikasi Orang Tua–Sekolah Urgen Dilakukan

Akmarawita menegaskan bahwa sekolah harus memperkuat komunikasi dengan orang tua, terutama terkait perkembangan perilaku dan lingkungan sosial anak. Ia menyebut banyak kasus penyimpangan remaja yang muncul karena minimnya komunikasi dua arah.

“Sekolah harus rutin melakukan pertemuan, konsolidasi, maupun pembinaan dengan orang tua. Jangan sampai sekolah hanya fokus pada akademik, sementara perkembangan perilaku anak luput dari perhatian. Kolaborasi ini penting agar potensi penyimpangan bisa terdeteksi lebih awal,” jelasnya.

Di sisi lain, orang tua juga diminta untuk lebih aktif memantau kegiatan sehari-hari anak, termasuk pergaulan, aktivitas daring, hingga perubahan perilaku sekecil apa pun. Menurut Akmarawita, peran keluarga tidak dapat digantikan oleh institusi mana pun.

“Ciri-ciri penyalahgunaan narkoba itu sebenarnya bisa dilihat dari rumah: perubahan sikap, pola tidur, hingga pergaulan. Orang tua harus peka dan responsif. Jangan menyerahkan pendidikan karakter sepenuhnya kepada sekolah,” tambahnya.

BNNK dan Pemkot Diminta Hadir Membantu Pembinaan

Selain mendorong peran orang tua dan sekolah, Komisi D juga meminta Pemkot Surabaya dan BNNK untuk memperluas program edukasi pencegahan narkoba berbasis keluarga dan sekolah. Program seperti penyuluhan rutin, workshop parenting, hingga pembinaan karakter dinilai sangat penting di tengah semakin kompleksnya tantangan bagi remaja.

“Upaya mencegah lebih penting daripada sekadar menindak. Edukasi sejak dini dan lingkungan yang kondusif adalah benteng pertama anak dari jerat narkoba,” tegas Akmarawita.

Ia berharap kasus ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam melindungi generasi muda Surabaya. “Anak-anak ini adalah investasi masa depan kota. Kita semua—pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat—harus bersatu menjaga mereka,” pungkasnya.(dims)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…