Direksi KBS Kosong Dua Tahun, DPRD Pertanyakan Keseriusan Pemkot Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebun Binatang Surabaya
Kebun Binatang Surabaya

i

SURABAYA - Proses pengisian jabatan Direksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali menuai sorotan setelah dua tahun berjalan tanpa kepemimpinan definitif. Komisi B DPRD Kota Surabaya menilai pemerintah kota belum menunjukkan langkah tegas dalam menyelesaikan tahapan rekrutmen yang telah dibuka berulang kali namun tidak menghasilkan calon yang lolos.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, M. Machmud, mengungkapkan bahwa tiga kali proses seleksi yang diselenggarakan tidak membuahkan satu pun kandidat yang memenuhi standar kelayakan. Bahkan sembilan peserta terakhir diketahui merupakan nama-nama yang sebelumnya juga dinyatakan tidak lolos.

“Seleksi dibuka berkali-kali, pesertanya tetap itu-itu saja, dan hasilnya selalu sama. Ini menunjukkan ada persoalan mendasar dalam mekanisme yang disusun,” ujarnya.

Ia menilai Pemkot perlu melakukan evaluasi besar-besaran karena setiap tahapan seleksi membutuhkan biaya, mulai dari pembentukan panitia hingga proses administrasi lainnya. Kondisi ini dikhawatirkan memunculkan pemborosan jika tidak diikuti dengan perbaikan sistem.

“Setiap kali seleksi tentu menggunakan anggaran. Kalau dari awal sudah tampak kandidatnya tidak memenuhi syarat, seharusnya ada langkah korektif. Bukan terus diulang tanpa arah,” tambah Machmud.

Politikus Demokrat itu juga mempertanyakan minimnya pendaftar yang dianggap layak. Ia mengaitkan hal tersebut dengan kemungkinan adanya tantangan internal di tubuh KBS atau karena Pemkot memiliki figur tertentu yang dinilai tepat namun belum memasukkan lamaran.

“Apakah karena minatnya rendah? Atau memang ada masalah di internal KBS sehingga orang enggan mendaftar? Atau jangan-jangan Pemkot menunggu seseorang yang sebenarnya belum mendaftar. Kalau memang ada sosok yang diinginkan, dorong saja untuk ikut seleksi,” tuturnya.

Terkait optimisme Pemkot bahwa kehadiran direksi baru dapat menghadirkan terobosan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Machmud menilai hal tersebut perlu diimbangi dengan pendekatan realistis.

“Direksi baru tentu membutuhkan proses adaptasi. Yang sudah lama saja tidak mudah mengelola KBS, apalagi yang baru masuk,” katanya.

Komisi B mendorong Pemkot mempercepat penyempurnaan proses rekrutmen agar kekosongan jabatan tidak semakin mempengaruhi kelangsungan operasional KBS. Menurut Machmud, ikon wisata Kota Surabaya itu membutuhkan kepemimpinan tetap untuk memastikan arah kebijakan dan manajemen berjalan stabil.

Panitia seleksi PDTS KBS sebelumnya telah merilis pengumuman bernomor 24/PANSEL/XI/2025 yang menyebutkan seluruh peserta uji kelayakan dinyatakan tidak lolos. Pengumuman tersebut memperpanjang masa kekosongan kursi direksi yang menjadi fokus pembenahan Pemkot Surabaya. (dims)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …