Sekolah Kader Kopri PMII Surabaya, Ajeng Wira Wati Tegaskan Kaderisasi Perempuan Tak Cukup Sekadar Kuota

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati (tengah)
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati (tengah)

i

Surabaya – Sekolah Kader Kopri (SKK) yang digelar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PC PMII Surabaya menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi perempuan agar keterwakilan politik tidak berhenti pada pemenuhan kuota semata.

Hadir sebagai narasumber, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, merespons kritik kader Kopri terkait belum optimalnya implementasi kebijakan afirmatif 30 persen keterwakilan perempuan dalam politik elektoral.

Forum tersebut menilai, hingga kini kuota 30 persen masih kerap diperlakukan sebagai formalitas administrasi, tanpa disertai komitmen serius partai politik dalam menyiapkan kader perempuan yang berkualitas. Situasi ini diperparah dengan absennya sanksi tegas bagi partai yang abai terhadap ketentuan tersebut.

Ajeng menegaskan, standar minimal 30 persen merupakan kebutuhan nasional yang tidak bisa ditawar, namun harus dibarengi dengan sistem kaderisasi yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.

“Keterwakilan perempuan tidak boleh berhenti pada angka. Yang dibutuhkan adalah kader yang siap secara kapasitas, integritas, dan keberanian politik,” tegas Ajeng, Sabtu (13/12/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan partai memenuhi kuota perempuan memiliki konsekuensi politik. Menurutnya, publik kini semakin kritis dalam menilai komitmen partai terhadap isu kesetaraan gender.

“Partai yang mengabaikan keterwakilan perempuan akan berhadapan langsung dengan penilaian publik. Dampaknya bisa pada elektabilitas dan kepercayaan pemilih,” ujarnya.

Selain isu politik, Sekolah Kader Kopri turut mengangkat persoalan lonjakan penduduk perkotaan yang dinilai berimplikasi langsung pada beban anggaran dan kualitas kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ajeng menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah menjalankan program “kelas canting” sebagai pembekalan wajib bagi calon pengantin. Program ini tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga memperkuat kesiapan emosional, kesetaraan peran dalam keluarga, serta literasi keuangan rumah tangga.

Ajeng menekankan, kebijakan kependudukan harus disusun secara rasional dan berperspektif hak asasi manusia. Ia menolak narasi yang menyudutkan kelompok miskin sebagai sumber persoalan kependudukan.

“Bukan soal melarang orang punya anak, tetapi bagaimana menghitung kemampuan ekonomi keluarga secara realistis, dengan mempertimbangkan inflasi perkotaan dan UMK, agar kesejahteraan bisa direncanakan,” tandasnya. (dims)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Kejaksaan Negeri Ponorogo Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Rp3,6 Miliar

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:33 WIB

PONOROGO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi…