Mediasi dan Tali Asih Tuntas, Pembangunan BIP Gresik Dilanjutkan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pihak BIP menunjukan surat tali asih kepada warga yang terdampak
Pihak BIP menunjukan surat tali asih kepada warga yang terdampak

i

Gresik- Proyek pembangunan PT Bungah Industrial Park (BIP) di wilayah Desa Melirang, Kecamatan Bungah sempat diprotes warga. Kini, menyusul tuntasnya proses mediasi, pembangunan tersebut dipastikan terus berlanjut. Perusahaan sepakat untuk memberikan uang pengganti sebagai tali asih kepada warga terdampak.

Project Manajer BIP Antonius Teguh Wisnu menjelaskan bahwa proses pembangunan pabrik di wilayah Gresik utara itu memang sempat menimbulkan polemik. Khususnya berkaitan dengan status kepemilikan lahan yang akan dibangun.

"Ada 17 warga yang mengaku memiliki 20 petak lahan dalam proyek yang akan dibangun. Tapi kami sudah memiliki sertifikat digital yang menyetakan tanah tersebut milik kami," jelas Teguh, Senin (12/1/2026). 

Perkara tersebut sempat dibawa ke ranah hukum. Namun, setelah adanya komunikasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik, ada titik terang terkait status kepemilikan tanah yang akan dibangun oleh BIP. BIP telah mengantongi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di lahan seluas 116 hektare tersebut.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kami akan tetap memberikan tali asih yang diberikan secara proporsional kepada warga terdampak," ungkapnya.

Jumlahnya uang pengganti ini bervariasi sesuai luasan lahan. Mulai dari Rp 40juta hingga Rp 100 juta. Bahkan, BIP berkomitmen untuk memprioritaskan warga terdampak maupun masyarakat sekitar agar bisa diserap sebagai tenaga kerja.

"Kami juga akan mendukung penuh kegiatan masyarakat setempat," bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Melirang M. Muwaffaq menegaskan, warga terdampak tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah atas tanah tersebut. Selama ini warga yang keberatan hanya memegang fotokopi tanah petok. Saat mediasi, warga juga menyadar bahwa bukti alas kepemilikan tanah juga lemah. 

"Hanya petok desa, itupun berupa fotokopi saja. Untuk aslinya sampai saat ini saya belum tahu ada atau tidak," paparnya. 

Pihaknya berharap proses pembangunan sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Khususnya dengan memaksimalkan serapan tenaga kerja.

"Semoga bisa berjalan lancar dan terlaksana sebagaimana hasil-hasil dari mediasi. Termasuk warga Desa Melirang yang bisa bekerja di sana nantinya," tandasnya.

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…