Parkir Digital di Surabaya, DPRD Pastikan Jukir dan Karang Taruna Tetap Diberdayakan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Parkir di Surabaya
Parkir di Surabaya

i

SURABAYA — Komisi B DPRD Surabaya memastikan juru parkir (jukir) dan Kepala Pelataran Parkir (Katar) tetap diberdayakan meski Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menerapkan sistem parkir digital di tepi jalan umum (TJU).

Pemkot Surabaya terus mengembangkan sistem parkir digital guna meningkatkan transparansi dan ketertiban pengelolaan parkir. Hingga 26 Januari 2026, sistem tersebut telah diterapkan di 76 titik parkir yang tersebar di tiga zona di Kota Surabaya.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, para jukir tidak perlu khawatir kehilangan pekerjaan. Menurutnya, Pemkot dapat memberikan pelatihan dan pembekalan agar para jukir mampu mengoperasikan sistem digital, sementara Katar dapat difungsikan sebagai pengawas parkir.

“Itu nanti bisa saja Pemkot beri diklat dan briefing beberapa kali kepada jukir, dan pasti jalan. Sementara Kepala Pelataran Parkir atau Katar bisa dijadikan pengawas parkir,” ujar Baktiono di Surabaya, Kamis (29/1/2026).

Dia menilai, penerapan parkir digital dapat mencegah kebocoran retribusi parkir yang selama ini kerap disorot. Dengan sistem tersebut, pemerintah kota diyakini bisa memperoleh retribusi parkir secara riil dan utuh.

“Kenapa tidak dari dulu? Beberapa sistem sudah dicoba tapi belum berhasil. Akhirnya sistem yang paling pas adalah digitalisasi melalui smartphone,” kata politisi senior PDI Perjuangan tersebut.

Baktiono menambahkan, hampir seluruh jukir saat ini telah memiliki dan mampu mengoperasikan telepon pintar. Menurutnya, penggunaan teknologi tidak bergantung pada tingkat pendidikan formal.

“Sekarang jukir punya handphone, masyarakat juga sudah bisa mengoperasikan smartphone, bahkan punya akun media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Ini sangat memudahkan pemerintah mengubah sistem parkir konvensional menjadi digital,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat mau tidak mau akan menggunakan sistem digital tersebut. Namun, penerapan sistem ini membutuhkan sosialisasi intensif kepada pemilik kendaraan dan jukir.

“Mereka nanti tidak pakai karcis atau tiket lagi. Ini tidak mudah diterapkan, perlu sosialisasi antara pemilik kendaraan dan juru parkir,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum Dinas Perhubungan Kota Surabaya Jeane Mariane Taroreh menjelaskan, saat ini terdapat 76 titik parkir digital yang terbagi dalam tiga zona.

Zona 1 mencakup 37 titik parkir di ruas Jalan Blauran, Jalan Embong Malang, Jalan Tanjung Anom, dan Jalan Genteng Besar. Zona 2 meliputi 26 titik parkir di ruas Jalan Kedung Doro.

Sedangkan Zona 3 terdiri dari 13 titik parkir di Jalan Kedungsari, Jalan Tegalsari, Jalan Kombespol M. Duryat, dan Jalan Taman Apsari. (*)

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, Dishub Tertibkan Jukir Tak Ber-KTA

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:04 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dinas Perhubungan…

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Jaga Akuntabilitas Penindakan Pelanggaran, Ditlantas Polda Sulbar Turun Langsung Bimbing Satlantas Mamuju Tengah

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 15:06 WIB

POLDA SULBAR - Untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas berjalan profesional, transparan dan sesuai prosedur, Subdit…

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…