Bau Busuk Proyek PLN Terkuak! Dugaan Mark Up Rp 50 Miliar Mulai Diselidiki Kejati

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut PT PLN Darmawan Prasodjo
Dirut PT PLN Darmawan Prasodjo

i

JAKARTA- Kejaksaan tak lagi sekadar mencium dugaan—kali ini mereka mulai membongkar bau busuk proyek listrik negara.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkap skandal dugaan korupsi mark up dalam proyek migrasi unit pembangkitan 3 PLTU Suralaya milik anak usaha PT PLN (Persero), PT PLN Indonesia Power.

“Laporan masuk tahun lalu,” tegas Nauli dikutip pada Senin (13/4/2026)—sebuah sinyal bahwa kasus ini bukan isu baru, melainkan dugaan lama yang kini mulai dikuliti serius.

Kejati Jakarta kemudian menelusuri aliran proyek yang melibatkan PT High Volt Technology, perusahaan yang menjadi pelaksana perubahan sistem tegangan. Secara formal, perusahaan ini mengikuti proses lelang seperti biasa. Namun di balik prosedur yang tampak “rapi”, penyidik justru menemukan indikasi permainan kotor.

Dari pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 219 miliar, PT High Volt Technology memenangkan proyek dengan nilai kontrak Rp 177,5 miliar. Angka itu di atas kertas terlihat efisien. Tapi fakta di lapangan berbicara lain—proyek ternyata dikerjakan dengan biaya jauh lebih rendah.

“Tim melihat ada ketidaksesuaian dalam penyerapan anggarannya, ternyata pekerjaan itu tidak senilai itu,” ungkap Nauli blak-blakan.

Selisih mencurigakan pun menganga. Penyidik menemukan dugaan “uang panas” sekitar Rp 40 hingga Rp 50 miliar yang tak jelas rimbanya. Angka fantastis ini masih didalami untuk memastikan besaran kerugian negara yang sebenarnya.

“Kemana lebihnya, masih didalami,” kata Nauli, membuka kemungkinan adanya aliran dana ke pihak-pihak tertentu.

Indikasi penyimpangan ini diperkuat dari dokumen yang dikantongi penyidik—yang menunjukkan adanya ketidakberesan dalam pertanggungjawaban keuangan proyek.

Tak berhenti di atas kertas, aparat langsung bergerak. Pada 26 Februari 2026, tim penyidik Kejati Jakarta menggeledah tiga lokasi sekaligus: kantor PT High Volt Technology di Gedung Office 88 Kota Kasablanka lantai 32, sebuah rumah di Pancoran Mas, Depok, serta rumah lain di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Penggeledahan ini dilakukan berdasarkan surat perintah resmi Nomor: PRINT-07/M.1/Fd.1/02/2026 tertanggal 24 Februari 2026.

Dari operasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan perangkat elektronik yang diduga menjadi kunci untuk menguak aliran dana dan aktor di balik dugaan korupsi ini.

Kasus ini kini memasuki fase krusial. Dengan selisih puluhan miliar yang belum terjawab, publik menunggu: siapa saja yang akan terseret, dan seberapa dalam praktik “mark up berjamaah” ini menggerogoti tubuh BUMN strategis negara. (sumber: Monitor Indonesia)

Tag :

Berita Terbaru

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:15 WIB

SURABAYA – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Heritage Walk: Resolusi Jihad pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan y…

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Diperkirakan 33 Tahun Tak Dipentaskan, Wayang Pusaka Pakubuwono IV Kembali Dihidupkan

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:03 WIB

PB XIV memainkan wayang pusaka Kanjeng Kiai Jimat peninggalan Pakubuwono IV dalam Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta.…

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…