KPK: Pengusaha Rokok Haji Her hingga M. Suryo Tercantum dalam Dokumen Korupsi DJBC

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Her, pengusaha rokok asal Madura
H. Her, pengusaha rokok asal Madura

i

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah nama pengusaha rokok, Haji Khairul Umam alias Haji Her dan M Suryo. Nama mereka tercantum dalam dokumen yang ditemukan dalam penyidikan dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan dokumen tersebut menjadi dasar penyidik memanggil sejumlah pengusaha rokok tersebut. "Dari hasil analisis dokumen, ditemukan beberapa nama pengusaha rokok sehingga kami melakukan pemanggilan, termasuk Suryo dan Haji Her,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin 13 April 2026

Ia menjelaskan, dokumen tersebut diperoleh dari hasil penggeledahan yang dilakukan penyidik dalam perkara tersebut. Dokumen itu merupakan catatan milik salah satu tersangka, yakni Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC.

Menurut Taufik, penyidik saat ini masih melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap dokumen tersebur. Saat ini dokumen tersebut telah disita guna mendalami keterkaitannya dengan dugaan penerimaan suap oleh pejabat bea cukai.

KPK juga membuka peluang untuk memanggil kembali para pengusaha rokok yang tidak memenuhi panggilan sebelumnya. Taufik menegaskan, jika kembali mangkir, penyidik dapat melakukan penjemputan paksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk panggilan kedua dapat disertai perintah membawa. Baik untuk diperiksa di tempat maupun dibawa ke kantor KPK,” ucapnya.

KPK telah mendalami proses pengurusan cukai rokok oleh pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam. “Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami bagaimana yang bersangkutan dalam melakukan pengurusan cukai,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat 9 April 2026.

Budi menjelaskan, penyidik juga menelusuri apakah proses pengurusan cukai yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di DJBC. Namun, ia belum merinci hasil pemeriksaan karena masih menjadi materi penyidikan.

Sementara itu, dalam pengakuan Haji Her, ia didalami hubungan dengan para tersangka terkait dugaan korupsi di DJBC. " Ya dikonfirmasi saja, ditanya persoalan kenal enggak dengan tersangka-tersangka itu,” ujar Haji Her kepada wartawan usai pemeriksaan, Kamis 9 April 2026.

Namun demikian, Haji Her mengaku tidak mengenal para tersangka dalam perkara tersebut. Ia juga menyatakan tidak mengetahui terkait pengurusan cukai rokok yang tengah diusut KPK.

Selain Haji Her, KPK juga memanggil sejumlah pelaku usaha rokok lainnya untuk menggali praktik pengurusan pita cukai di lapangan. Hal ini dilakukan guna mengungkap dugaan penyimpangan dalam distribusi dan penetapan tarif cukai

Dalam perkara ini, KPK mengungkap dua klaster dugaan korupsi. Pertama, terkait pengondisian jalur impor barang oleh PT Blueray Cargo agar lolos pemeriksaan.

Kedua, pengembangan perkara pada dugaan korupsi dalam pengurusan cukai rokok serta pemberian uang dari pengusaha kepada oknum DJBC. Kasus tersebut merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada Februari 2026 yang menjerat sejumlah pihak.

Termasuk pejabat DJBC dan pihak swasta. Dalam operasi tersebut, KPK menyita uang dan aset dengan total nilai sekitar Rp40,5 miliar. KPK memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap peran para pihak serta aliran dana di sektor kepabeanan dan cukai. (rri)

Tag :

Berita Terbaru

Keunikan Sambut HUT Bhayangkara ke-80: Polres Pangandaran Gelar Emotional Cleansing Training

Keunikan Sambut HUT Bhayangkara ke-80: Polres Pangandaran Gelar Emotional Cleansing Training

Rabu, 24 Jun 2026 21:13 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 21:13 WIB

PANGANDARAN- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Pangandaran bekerja sama dengan Thanks Institute Indonesia menggelar kegiatan …

Kisah Kombes Pol Ganis Setyaningrum: Raih Doktor Unair di Tengah Kesibukan Tugas di Polda Jatim

Kisah Kombes Pol Ganis Setyaningrum: Raih Doktor Unair di Tengah Kesibukan Tugas di Polda Jatim

Rabu, 24 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 21:03 WIB

SURABAYA- Prestasi membanggakan diraih Direktur Reserse Kriminal Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa …

HMD-Gemas Naungi SPPG se-Jatim, Dorong MBG Kembali Optimal dan Tepat Sasaran

HMD-Gemas Naungi SPPG se-Jatim, Dorong MBG Kembali Optimal dan Tepat Sasaran

Rabu, 24 Jun 2026 17:03 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYA – Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) Jawa Timur resmi melantik pengurus DPD HMD-Gemas kabupaten/kota se-Jawa Timur di Hotel Morazen S…

Viral Video Diduga Transaksi Obat Terlarang di Club Malam di Batam,Kapolda Kepri Arahkan Tangkap Pelaku

Viral Video Diduga Transaksi Obat Terlarang di Club Malam di Batam,Kapolda Kepri Arahkan Tangkap Pelaku

Rabu, 24 Jun 2026 15:12 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:12 WIB

BATAM- Sebuah video yang memperlihatkan dugaan transaksi obat terlarang di salah satu tempat hiburan malam di Batam viral di media sosial TikTok dan Instagram…

Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Kombinasi Hakimi-Brahim Diaz Siap Meneror!

Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Kombinasi Hakimi-Brahim Diaz Siap Meneror!

Rabu, 24 Jun 2026 14:01 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:01 WIB

ATLANTA – Langkah penentu akan dijalani Timnas Maroko pada matchday ketiga Grup C Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Haiti di Atalanta Stadium. Laga krusial i…

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Intip Kekuatan Taktik Murat Yakin dan Jesse Marsch

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Intip Kekuatan Taktik Murat Yakin dan Jesse Marsch

Rabu, 24 Jun 2026 12:00 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 12:00 WIB

VANCOUVER – Pertarungan sengit di matchday terakhir Grup B Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Swiss vs Kanada di BC Place Stadium, Vancouver. Laga penentu ini …