WNI Tajir Wajib Beli Merah Putih Bond? Begini Kata Bos Danantara

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dony Oskaria
Dony Oskaria

i

JAKARTA- Danantara membantah informasi yang beredar mengenai kewajiban membeli Merah Putih Bond bagi masyarakat tertentu. Kabar tersebut dipastikan tidak benar dan bukan bagian dari kebijakan pemerintah maupun Danantara saat ini.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria menegaskan, informasi tersebut merupakan hoaks yang menyesatkan publik. Ia memastikan tidak ada rencana mewajibkan masyarakat membeli instrumen investasi tertentu berdasarkan besaran tabungan mereka.

“Tidak benar informasi tersebut, itu hoaks dan tidak pernah menjadi bagian dari rencana pemerintah saat ini. Tidak ada kewajiban bagi masyarakat yang memiliki tabungan di atas Rp3 miliar membeli Merah Putih Bond," kata Dony dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Juni 2026.

Isu tersebut muncul setelah DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau P2SK baru. Regulasi tersebut memberikan kewenangan kepada Danantara menerbitkan instrumen pembiayaan khusus berupa Patriot Bond dan Merah Putih.

Namun, Dony menjelaskan, kedua instrumen tersebut dirancang sebagai alternatif investasi yang dapat dipilih masyarakat secara sukarela. Instrumen tersebut ditujukan mendukung pembiayaan pembangunan nasional tanpa membebankan kewajiban kepada kelompok masyarakat tertentu manapun.

Menurutnya, Patriot Bond dan Merah Putih Bond diharapkan memperluas pilihan investasi sekaligus memperkuat mobilisasi modal nasional. Kehadiran instrumen tersebut juga menjadi bagian upaya mendukung pembiayaan pembangunan dalam jangka panjang berkelanjutan.

Senada dengan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut membantah kabar yang beredar tersebut. Pemerintah justru mengedepankan pemberian insentif agar instrumen investasi tersebut semakin menarik bagi calon investor.

“Tidak ada kewajiban, tetapi akan diberikan insentif sehingga instrumen tersebut menarik bagi masyarakat pemilik dana investasi," kata Purbaya. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih efektif mendorong partisipasi masyarakat dibandingkan menerapkan kebijakan yang bersifat memaksa.

Pemerintah memastikan pembelian Patriot Bond maupun Merah Putih Bond sepenuhnya bersifat sukarela bagi seluruh masyarakat Indonesia. Instrumen tersebut disiapkan sebagai sumber pendanaan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi menghadapi ketidakpastian global.

Masyarakat juga diimbau lebih cermat menyaring informasi yang beredar melalui media sosial maupun platform digital. Verifikasi melalui sumber resmi diperlukan agar publik tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya. (RRI)

Tag :

Berita Terbaru

Telkom dan Bank BUMN Terseret! KPK Usut Pengadaan Notifikasi Perbankan yang Rugikan Negara Rp2 Triliun,

Telkom dan Bank BUMN Terseret! KPK Usut Pengadaan Notifikasi Perbankan yang Rugikan Negara Rp2 Triliun,

Sabtu, 06 Jun 2026 09:42 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi mulai melakukan penyidikan dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan di salah satu bank BUMN dan PT Telkom…

Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Angkut Mobil Sport Porsche, Motor Harley hingga Berbagai Mata Uang Valas

Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Angkut Mobil Sport Porsche, Motor Harley hingga Berbagai Mata Uang Valas

Sabtu, 06 Jun 2026 09:37 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:37 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai tinggi saat menggeledah rumah tersangka Silmy Karim (SK). Penggeledahan terkait l…

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia–Norwegia Angkat Satu Ton Sampah Plastik dari Sungai Setiap Hari

Sabtu, 06 Jun 2026 09:22 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:22 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menjadi lokasi peluncuran perdana program Partnership for Preventing Riverine Plastic Pollution, sebuah …

Diduga Keracunan, 19 Karyawan Pabrik Seafood PT Bumi Menara Internusa Lamongan Dilarikan ke RS

Diduga Keracunan, 19 Karyawan Pabrik Seafood PT Bumi Menara Internusa Lamongan Dilarikan ke RS

Jumat, 05 Jun 2026 19:58 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 19:58 WIB

LAMONGAN – Insiden medis darurat menimpa belasan pekerja di kawasan industri Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebanyak 19 karyawan PT Bumi Menara Internusa (…

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping

Jumat, 05 Jun 2026 19:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 19:55 WIB

SURABAYA- Kota Surabaya ditunjuk sebagai salah satu dari 42 kabupaten/kota percontohan dalam pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang …

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 17:14 WIB

JAKARTA- Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi…