Komisi C DPRD Jatim Kawal Nasib 8 Rekomendasi Pansus BUMD

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi

i

SURABAYA – Lebih dari sebulan setelah Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menerbitkan delapan rekomendasi strategis untuk membenahi badan usaha milik daerah (BUMD), DPRD Jatim mulai bergerak memastikan rekomendasi tersebut tidak berhenti sebagai dokumen semata.

Rekomendasi yang ditandatangani Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono, pada 30 April 2026 itu kini memasuki tahap pengawalan implementasi oleh Komisi C DPRD Jatim yang membidangi keuangan dan aset daerah.

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi, menegaskan pihaknya akan mengawasi secara ketat pelaksanaan seluruh rekomendasi yang telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kami di Komisi C memiliki tanggung jawab untuk memastikan rekomendasi Pansus benar-benar dijalankan. Jangan sampai temuan-temuan yang sudah dipetakan secara detail hanya berhenti di atas kertas," ujar Fuad Benardi, Senin (08/06/2026).

Menurut Fuad, hasil kerja Pansus menemukan sejumlah persoalan mendasar di lingkungan BUMD Jawa Timur, mulai dari lemahnya tata kelola perusahaan, aset yang belum produktif, ketidakjelasan arah bisnis, hingga perlunya penguatan fungsi holding dan anak perusahaan.

Fokus pada KPI, Penataan Aset, dan Restrukturisasi BUMD

Karena itu, rekomendasi yang disusun Pansus tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh aspek fundamental yang menentukan masa depan BUMD Jawa Timur.

Salah satu rekomendasi utama adalah penerapan kontrak kinerja yang mengikat bagi direksi dan komisaris berbasis Key Performance Indicator (KPI) yang terukur. Dalam rekomendasi tersebut, seluruh BUMD diberikan waktu 30 hari untuk menyusun KPI baru yang menjadi dasar evaluasi kinerja, remunerasi, hingga keberlanjutan jabatan.

Tak hanya itu, Pansus juga meminta penataan total aset BUMD yang diklasifikasikan menjadi aset inbreng, aset idle, dan aset yang dikuasai pihak lain. Langkah ini dinilai penting karena sebagian besar aset nonperbankan BUMD belum memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi daerah.

Selain itu, restrukturisasi menyeluruh BUMD nonkeuangan juga menjadi perhatian utama. Pansus meminta adanya penataan holding dan anak perusahaan, pengurangan entitas yang tidak produktif, serta evaluasi terhadap perusahaan yang terus merugi.

"Beberapa BUMD memang perlu melakukan pembenahan tata kelola secara serius, baik di tingkat holding maupun anak perusahaan. Ini yang akan kami pantau bersama agar target perbaikan bisa tercapai," kata Fuad yang juga anggota Pansus BUMD.

Evaluasi Berkala Jadi Dasar Reformasi BUMD Jatim

Delapan rekomendasi yang dikeluarkan Pansus juga mencakup pembentukan pusat kendali BUMD melalui penguatan peran biro yang membidangi BUMD, penguatan prinsip Good Corporate Governance (GCG), penyusunan grand design BUMD Jawa Timur lima tahun ke depan, hingga pembangunan sistem sinergi wajib antar-BUMD, BLUD, dan OPD.

Bahkan, dalam rekomendasinya, Pansus memberikan tenggat waktu yang jelas. Evaluasi tahap pertama dilakukan dalam tiga bulan, evaluasi lanjutan enam bulan, dan evaluasi final pada Desember 2026 sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, termasuk pergantian direksi dan komisaris yang gagal memenuhi target kinerja.

Fuad menegaskan Komisi C akan meminta laporan perkembangan secara berkala dari pemerintah daerah dan manajemen BUMD untuk memastikan setiap tahapan rekomendasi berjalan sesuai target.

"Yang terpenting sekarang adalah eksekusi. DPRD tidak hanya mengeluarkan rekomendasi, tetapi juga memastikan seluruh perbaikan yang direkomendasikan benar-benar diwujudkan demi meningkatkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah dan perekonomian Jawa Timur," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tata Ulang Karang Menjangan, Parkir PKL Dipusatkan agar Tak Ganggu Jalan dan Pedestrian

Pemkot Surabaya Tata Ulang Karang Menjangan, Parkir PKL Dipusatkan agar Tak Ganggu Jalan dan Pedestrian

Rabu, 09 Sep 2026 20:32 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:32 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai membenahi kawasan kuliner malam Karang Menjangan (Karmen) yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra…

Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Surabaya Dikebut, 950 Meter Ditargetkan Rampung 2026

Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Surabaya Dikebut, 950 Meter Ditargetkan Rampung 2026

Rabu, 09 Sep 2026 19:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 19:10 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melanjutkan proyek pelebaran Jalan Wiyung-Menganti sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan …

Mabes Polri Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan RI ke-78

Mabes Polri Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan RI ke-78

Rabu, 09 Sep 2026 15:08 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:08 WIB

JAKARTA — Semangat pengabdian dan penghormatan terhadap kiprah Polisi Wanita (Polwan) mewarnai kegiatan Syukuran Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 yang …

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan

Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, Enam Tersangka Diamankan

Rabu, 09 Sep 2026 15:04 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:04 WIB

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik siaran langsung bermuatan pornografi melalui aplikasi TikTok dan T…

Josiah Michael Desak Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Tepat Waktu, K3 dan Drainase Jadi Sorotan

Josiah Michael Desak Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Tepat Waktu, K3 dan Drainase Jadi Sorotan

Rabu, 09 Sep 2026 08:34 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:34 WIB

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PSI, Josiah Michael, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan proyek p…

Datang sebagai Kakak, Ning Lia Dengarkan Cerita Sebulan Mahasiswa Baru Tinggal di Pesantren

Datang sebagai Kakak, Ning Lia Dengarkan Cerita Sebulan Mahasiswa Baru Tinggal di Pesantren

Rabu, 09 Sep 2026 08:27 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYA — Bukan datang dengan suasana formal sebagai seorang senator, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, m…