Fraksi-Fraksi di DPRD Ponorogo Sepakati Pembahasan Raperda Pembentukan Lima Desa Baru

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat paripurna DPRD Ponorogo
Rapat paripurna DPRD Ponorogo

i

PONOROGO- Rencana pemekaran lima desa di Kabupaten Ponorogo bakal berjalan mulus. Ini setelah seluruh fraksi di DPRD Ponorogo sepakat untuk melanjutkan pembahasan lima rancangan peraturan daerah (raperda) pembentukan empat desa baru di Kecamatan Ngrayun dan satu desa di Kecamatan Slahung.

Kendati begitu, rapat paripurna dewan dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi, Rabu (17/6/2026), menyisakan sejumlah catatan. Di antaranya terkait luas wilayah, jumlah penduduk, kesiapan penganggaran, penataan aset, serta keberlanjutan pemerintahan desa setelah menjadi desa definitif.

“Ada juga beberapa pertanyaan tentang esensi di draf raperda yang perlu penjelasan dari eksekutif dalam pembahasan berikutnya,” kata Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno sembari menyebut agenda rapat paripurna mendatang adalah jawaban dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita.

Apabila seluruh catatan dan pertanyaan dari pandangan umum fraksi-fraksi sudah terpenuhi, imbuh dia, maka pembahasan raeprda berlanjut ke tahap berikutnya. Tanpa kecuali, pembentukan panitia khusus (pansus) jika masih perlu pendalaman.

 “Pembentukan lima desa baru diharapkan tidak hanya menjadi pemekaran wilayah administrasi, tetapi mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, pembangunan yang lebih merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Dwi Agus Prayitno.

Mayoritas fraksi DPRD Ponorogo menyikapi positif pembentukan Desa Sambiganen, Desa Galih, Desa Ngandel, dan Desa Pucak Mulyo di Kecamatan Ngrayun, serta Desa Argo Mulya di Kecamatan Slahung. Fraksi Pembangunan Keadilan Sejahtera (PKS), misalnya, menilai pembentukan desa baru dapat menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan.

“PKS juga menekankan pentingnya penataan aset dan sararana prasarana agar tidak menimbulkan persoalan antara desa induk dan desa baru,” ujar Christine Heri Purnawati, juru bicara Fraksi PKS.

Sementara itu, Abdul Kalam, juri bicara Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB), menyatakan bahwa proses pemekaran telah melalui tahapan panjang dan perlu pengawalan agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat. “Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya pemekaran wilayah tingkat desa dengan memprioritaskan percepatan pembahasan lima rancangan peraturan daerah” ungkap Abdul Kalam.

Fraksi Partai Golkar melalui Ayatullah Ali Syari’ati juru bicaranya, meminta adanya kajian pembentukan desa yang d perlu memperhatikan potensi ekonomi lokal, kondisi sosial budaya, kesiapan penyelenggaraan pemerintahan desa, serta kesiapan keuangan desa. “Kami juga meminta pemerintah daerah memberikan kejelasan terkait kemampuan keuangan desa baru, potensi pendapatan asli desa (PADes), pengelolaan dana desa, serta mekanisme penyelesaian apabila muncul persoalan aset maupun administrasi,” terang Ayatullah Ali Syari’ati.

Sedangkan Fraksi Partai Demokrat lewat juru bicara Elvis Wibisono, meminta agar pemerintah daerah memberikan pelatihan kepada perangkat desa hasil pemekaran. “Agar pemerintahan dapat berjalan secara efektif dan perangkat desa dapat menggali potensi pendapatan asli daerah, serta dapat membuat peta ekonomi yang jelas. Ini agar tidak  bergantung sepenuhnya kepada dana desa,” tutur Elvis Wibisono.

Di lain pihak, Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan terkait kesiapan sumber daya manusia, batas wilayah, jumlah penduduk, administrasi kependudukan, serta dampak pembentukan desa baru terhadap kemampuan fiskal daerah. “Di tengah kondisi fiskal daerah dan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa pembentukan desa baru tidak menimbulkan beban berlebihan bagi keuangan daerah serta tetap perlu  dukungan perencanaan anggaran yang matang,” ujar Siswandi, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan.

Pun, Fraksi NasDem juga menekankan pemekaran desa harus memperhatikan aspek administrasi, regulasi, batas wilayah, keuangan, pelayanan publik, sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan “Kami berharap pemekaran desa tidak hanya berorientasi pada pemekaran wilayah administrasi,” tegas Agus Subiantoro, juru bicara Fraksi NasDem.

Sementara itu, Fraksi Partai Gerindra menilai perlunya kajian komprehensif agar pembentukan lima desa tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terkait aset desa, sumber pendapatan, dan kesiapan aparatur pemerintahan. “DPRD harus memastikan bahwa pembentukan lima desa baru benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Ponorogo,” ujar Reval Bayu Aji Priambodho, juru bicara Fraksi Partai Gerindra.

Pembentukan desa baru mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014  tentang Desa  serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa. Sebelum memasuki tahap pembahasan raperda, proses pembentukan desa telah melalui tahapan desa persiapan hingga verifikasi. (kominfo)

Berita Terbaru

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…