KPK Periksa Anak Eks Wakil Ketua DPRD Jatim dalam Kasus Dana Hibah Pokmas

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

i

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Muhammad Haykal Ismail Sadad, putra anggota DPR RI Anwar Sadad sebagai saksi. Ia diperiksa terkait dugaan kasus suap pengurusan dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa 4 Agustus 2026. Selain Haykal, penyidik juga memeriksa seorang saksi lainnya, Achmad Hadi Fauzan.

"Hari ini Selasa, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi. Terkait pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa 4 Agustus 2026.

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anwar Sadad sebagai tersangka pada Senin, 3 Agustus 2026. Namun, politikus Partai Gerindra yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu tidak memenuhi panggilan penyidik.

Budi mengatakan penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Anwar Sadad. KPK belum mengungkap alasan ketidakhadiran yang bersangkutan.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 21 orang sebagai tersangka yang terdiri atas empat penerima suap dan 17 pemberi suap. Plt Dirdik KPK Achmad Taufik menjelaskan Anwar Sadad bersama stafnya, Bagus Wahyudiono, diduga menerima suap dalam pengurusan dana hibah pokmas.

KPK menduga Anwar Sadad memperoleh alokasi dana hibah sebesar Rp291,5 miliar selama periode 2019 hingga 2022. Dari jumlah tersebut, ia diduga meminta komitmen biaya sebesar 15 hingga 20 persen kepada pihak yang mengajukan bantuan.

Para penerima dana hibah kemudian diduga menyerahkan komitmen biaya sebesar 20 hingga 25 persen. KPK menduga sejumlah pihak menyerahkan uang sedikitnya Rp6,9 miliar kepada Anwar Sadad sebagai pembayaran awal untuk memperoleh alokasi dana hibah.

Dalam proses penyidikan, KPK juga telah menyita sejumlah aset milik Anwar Sadad dan Bagus Wahyudiono senilai sekitar Rp22 miliar. Aset tersebut berupa tanah, rumah, ruko, apartemen, gedung olahraga, hingga stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE).

Berita Terbaru

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Aseng dkk. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)…

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

SURABAYA- Penataan parkir dengan sistem gate di Jalan Tanjung Anom, Surabaya, menunjukkan hasil positif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat…

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Gratis Testfood dan Konsultasi Vendor, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel Gelar Wedding Expo 2-3 Oktober

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:50 WIB

SURABAYA – Menjelang ulang tahun ketiganya pada 8 Oktober 2026, Stay.vie Dinoyo Prime Hotel menghadirkan pameran pernikahan atau wedding expo pada 2-3 Oktober 2…

Untaian Doa di Balik Senyuman Anak Yatim, Jadi Program Rutin Polda Sulbar

Untaian Doa di Balik Senyuman Anak Yatim, Jadi Program Rutin Polda Sulbar

Jumat, 18 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 16:37 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khusyuk dan penuh kehangatan menyelimuti Aula Marannu Mapolda Sulawesi Barat, Jumat (18/9/26) dalam kegiatan rutin keagamaan "Jumat…

Kos Dharmahusada Disorot, Selain Stayvie Ada 3 Bangunan Diduga Bermasalah Izin, Pemkot Surabaya ke Mana?

Kos Dharmahusada Disorot, Selain Stayvie Ada 3 Bangunan Diduga Bermasalah Izin, Pemkot Surabaya ke Mana?

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SURABAYA – Dugaan persoalan perizinan bangunan kos-kosan di kawasan Dharmahusada, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Selain Stayvie, tiga bangunan kos di k…

Korupsi KUR: Bank BNI Cabang Jember Dibobol Rp41 Miliar Hanya dengan Data Warga Buta Huruf

Korupsi KUR: Bank BNI Cabang Jember Dibobol Rp41 Miliar Hanya dengan Data Warga Buta Huruf

Jumat, 18 Sep 2026 09:09 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYA — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jember memasuki b…