Banyak Pelanggan Parkir di Gresik Belum Memiliki Kartu E-Parkir

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas parkir sedang mengatur kendaraan yang parkir di pasar Gresik, Minggu (14/2/2021). (FOTO TBK/Bacasaja.id)
Petugas parkir sedang mengatur kendaraan yang parkir di pasar Gresik, Minggu (14/2/2021). (FOTO TBK/Bacasaja.id)

i

BACASAJA.ID - Ada 10 alat tempat parkir elektronik yang sudah terpasang sejak 2018 lalu di Hresik. Namun baru tahun 2021 ini Perda Nomor 3 tentang parkir elektronik (e-parkir) keluar di bulan Februari ini.

Selama kurun waktu tiga tahun itu, sosialisasi masih kurang karena belum turunnya perda sehingga banyak pelanggan parkir yang tidak memiliki kartu e-parkir.

Kesepuluh tempat parkir elektronik itu ditempatkan di kawasan pasar Gresik baru dan pasar Gresik lama. Salah satu petugas parkir diarea pasar Gresik, Ipul (26) yang sehari-hari bekerja di pasar Gresik lama menceritakan jika alat parkir elektronik ini sudah mulai tahun 2018. Namun untuk sistem pembayarannya dilakukan manual.

"Sudah ada sejak lama mas, mulai terpasang tahun 2018 lalu di pasar Gresik ini," kata Ipul.

Tapi, lanjut Ipul, kebanyakan para pelanggan parkir tidak mempunyai kartu elektronik untuk membayar biaya parkir. Hanya dirinya dan tukang parkir lainnya yang memiliki kartu e-parkir yang dibekali juragannya.

Kemudian, ia mengatakan jika saldo kartu e-parkir habis, otomatis tidak bisa melakukan transaksi parkir elektronik, dan dilakukan pembayaran secara tunai tanpa karcis.

"Ya kebanyakan para pelanggan parkir yang ke pasar tidak memiliki kartu e-parkir, jadi saya yang menempelkan kartu di alat parkir elektronik itu yang di kasih juragan. Dan pelanggan membayar ke kita tunai," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ipul menjelaskan bahwa kartu e-parkir yang dibawanya itu didapat dari juragannya yang telah mengisi saldo ke Dishub Gresik. Misalkan juragan setor lima juta rupiah untuk lima kartu elektronik, "Jadi saya dikasih satu kartu untuk kendaraan yang parkir di sini. Kemudian saya melakukan cek atau menempelkan kartu itu di mesin atau alat parkir ini," kata dia.

"Namun jika saldonya habis, dikembalikan lagi ke juragan, dan juragan kembali melakukan pengisian ulang ke Dishub Gresik," tambahnya.

Kemudian ungkap Ipul jika saldo habis seperti sekarang, dirinya terpaksa menggunakan mekanisme seperti dulu yakni secara manual. Untuk setiap kendaraan yang parkir seperti sepeda motor sebesar Rp. 1000 dan mobil sebesar Rp. 3000 sekali parkir.

"Ya kayak hari ini, saldo habis jadi saya menggunakan cara lama. Untuk gaji saya per hari bisa Rp. 50 ribu perhari dari juragan. Dan pendapatan tidak menentu kalau ramai bisa mendapatkan antara Rp. 80 ribu," kata pemuda asal Madura ini. (TBK).

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

DPRD: Jangan Cuma JLLT dan JLLB, Pemkot Perlu Bangun RSUD di Surabaya Selatan dan Utara

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYA-  Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama arah pembangunan Kota Surabaya dalam beberapa tahun ke depan. Selain proyek jalan lingkar yang …