Jatah Vaksin Guru di Sidoarjo, Satu Sekolah hanya 2 Orang

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kesehatan di Puskesmas Sidoarjo saat menyuntikkan vaksin Sinovac Covid-19 kepada para guru, Kamis (25/2/2021).
Petugas kesehatan di Puskesmas Sidoarjo saat menyuntikkan vaksin Sinovac Covid-19 kepada para guru, Kamis (25/2/2021).

i

BACASAJA.ID - Vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Sidoarjo mulai berjalan. Seperti berlangsungnya proses vaksinasi di Puskesmas Kota pada hari ini, Kamis (25/2/2021), yang diperuntukkan bagi para guru.

Kepala Puskesmas Kota Sidoarjo, Dr Hinu Tri Sulistijorini Ririn mengatakan para guru yang akan divaksin jumlahnya sebanyak 150 orang. Mereka secara bergilir menunggu antrean sembari diperiksa suhu dan tensi darahnya.

"Yang di kecamatan hari ini untuk vaksinasi tahap kedua dosis pertama bagi para guru mulai dari PAUD, TK, RA, MI, SMP dan MTS. Tahap pertama kemarin 30 orang dan hari ini 150 orang," jelas Hinu disela-sela kegiatan.

Namun, lanjut Hinu, tidak semua guru mendapatkan jatah vaksin. Setiap sekolah hanya mendapatkan jatah vaksin sebanyak dua orang saja. "Jatahnya memang setiap sekolah cuma itu, karena dibagi dengan instansi yang lainnya. Kalau petugas kecamatan 6 orang. Untuk desa/kelurahan masing-masing 4 orang," katanya.

Selain guru, vaksin tahap kedua ini juga diperuntukkan bagi petugas kecamatan, perangkat desa/kelurahan, para lansia dan ASN yang ada di dinas atau OPD Pemkab Sidoarjo. "Semua tempat pelaksanaannya juga dijadwalkan oleh dinas kesehatan nantinya. Kemudian yang dari kecamatan, jatahnya cuma sedikit menyesuaikan jumlah vaksin, kalau datang lagi nanti baru dijadwalkan kembali," ucap Hinu.

Hinu menambahkan, vaksin yang disuntikkan ke para guru ini adalah multi dose. Multi dose tersebut vaksin yang dalam bentuk satu botol berisi 5cc untuk 10 orang. Pada praktiknya bisa terpakai untuk 8-10 orang. "Vaksin ini bukan single dose tapi multi dose. Nanti bisa dipakai untuk 9 orang. Sehingga harus mengatur sedemikian rupa agar tidak terbuang percuma," jelasnya.(ads)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…