Berbekal Pistol Mainan dan Masker Polri, Pemuda Ini Bawa Kabur 3 HP

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka AW dan barang bukti yang diamankan polisi. (Foto : Noyo/Bacasaja.id)
Tersangka AW dan barang bukti yang diamankan polisi. (Foto : Noyo/Bacasaja.id)

i

BACASAJA.ID- Polsek Rejotangan, Tulungagung mengamankan seorang pemuda berinisial AW (24). Pria asal Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini telah menipu sejumlah pemuda dengan nyaru sebagai polisi palsu.

Aksinya dilakukan dengan berbekal pistol mainan dan masker bertuliskan TNI-Polri. Modusnya, AW membawa kabur HP 3 pemuda yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

HP itu dibawa AW sebagai jaminan untuk membayar denda sebagai uang damai dari 3 pemuda korbanya. Saat meminta HP itu, AW berlagak seorang polisi dengan menunjukan pistol mainan yang dibawanya.

Dari tangan AW, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat  AG 6827 QC, selembar STNK, sebuah helm, dan sebuah replika senjata api berupa pistol.

Kemudian sebuah masker bertuliskan TNI/POLRI, sebuah Handphone merk Poco, sebuah hanphone merk Realmi 5 Pro, sebuah Hanphone merk VIVO Y30, dan uang tunai sebesar Rp 139 ribu.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Rejotangan,” tegas Kapolsek Rejotangan AKP Hery Poerwanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Bilal Achmar dikutip Rabu (10/3/2021). 

Bilal melanjutkan penipuan ini terungkap saat ada laporan korban AW berinisial AH (17), warga Kecamatan Rejotangan bke Polsek setempat, Minggu (7/3/21) dinihari lalu.

AH kepada petugas menceritakan dirinya bersama teman-temannya dihentikan oleh AW yang nyaru sebagai Polisi pada pukul 00.30 di Jalan Raya di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan. “AW menanyakan kelengkapan surat kendaraan, masker, dan helm,” katanya.

Lantaran korban merasa melanggar, selanjutnya AW mengajak AH untuk damai dan bergeser ke Jalan Raya Desa Panjerejo. “Disitu AW melihat ada pemuda yang sedang balapan motor. Kemudian AW langsung membubarkan balapan dan berhasil mengamankan 2  korban lagi yakni MR dan SP,” katanya.

Sama dengan AH, MR dan SP lalu dibawa ke tempat yang sama. “Saat para korbannya sudah berkumpul, AW menyita semua HP korban dengan alasan akan dilakukan pengecekan,” terangnya.

Selanjutnya AW meminta kepada korbannya membayar uang damai sebesar 100 ribu rupiah. Jika tidak maka HP akan dibawa sampai mereka membayar uang damai.

“Karena AH, MR, dan SP tidak membawa uang, akhirnya HP nya disita AW. Kemudian ketiganya diminta pulang untuk mengambil uang damai,” bebernya.

Ketiga korban lalu pulang untuk mengambil uang. Untuk meyakinkan korbanya, teman AH, MD disuruh menunggu bersama AW.

Saat itulah, AW pamit pada MD dengan dalih akan membubarkan balap liar ditempat lain. MD diminta untuk menunggu ketiga korban di tempat itu. “Nah saat AW ini meninggalkan lokasi, ia tak kunjung kembali,” jelasnya.

Berbekal laporan itu, Polisi selanjutnya melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, serta melacak keberadaan AW. Dari pelacakan itu diketahui AW berada di wilayah Kademangan Kabupaten Blitar.

Petugas langsung meluncur ke lokasi AW dan langsung mencokoknya selang 6 jam dari aksi penipuanya. “Untuk keperluan penyidikan, AW langsung digelandang ke Mapolsek,” tambahnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap, AW mengaku sudah melakukan aksi serupa di 6 lokasi berbeda. 5 diantaranya di wilayah Blitar.

Bilal menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Pihaknya juga masih mendalami apakah AW ini pernah melakukan perbuatan melawan hukum di tempat yang lain. “Atas perbuatannya, AW bakal dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan,” tukasnya (Noyo)

 

Berita Terbaru

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

SURABAYA - Ledakan keras terjadi di Kompleks Rumah Toko (Ruko) San Antonio Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.00…

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

SURABAYA– Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya masih menyelidiki penyebab ledakan di kawasan Pakuwon City, Surabaya. Dugaan awal mengarah pada k…

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

POLDA SULBAR- Setiap bel pulang sekolah berbunyi, wajah-wajah ceria melangkah keluar gerbang. Di saat itulah, Polantas dengan rompi hijau menyala berdiri di…

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

SURABAYA — Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day pada 5 Oktober menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi mer…

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Gerindra Jatim Rekomendasikan Pemecatan Tiga Anggota DPRD Terlibat Pesta Narkoba

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur mengambil sikap tegas terhadap tiga kadernya yang terlibat kasus pesta narkoba di salah satu h…

PB XIV Siapkan Keraton Kulon Jadi Tempat Tinggal, Revitalisasi Keputren Karaton Surakarta Dikebut

PB XIV Siapkan Keraton Kulon Jadi Tempat Tinggal, Revitalisasi Keputren Karaton Surakarta Dikebut

Selasa, 06 Okt 2026 11:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:41 WIB

PB XIV mulai menyiapkan tempat tinggal di Keraton Kulon, area Keputren Karaton Surakarta. Kawasan ini siap direvitalisasi jadi destinasi wisata budaya…