RAPBD Jatim 2021 Tembus Rp 32,4 T, Dana Pemulihan Ekonomi Dikritik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa
Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa

i

BACASAJA.ID - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jawa Timur tahun 2021 mulai dibahas DPRD Jatim. Alokasi dana untuk pemulihan ekonomi di Jatim menjadi sorotan.

Dalam nota keuangan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, RAPBD tahun depan mencapai Rp 32,4 triliun. Angka itu lebih rendah dari APBD-Perubahan Jatim 2020 yang ditetapkan sebesar Rp 33,8 triliun. Juga jauh di bawah APBD murni 2020 yang mencapai Rp 35,1 triliun.

"Belanja daerah tahun anggaran 2021 harus mempertimbangkan dan memperhatikan dampak serta pemulihan dari pandemi Covid-19, baik dari segi perekonomian, kesehatan, serta penyediaan jaring pengaman sosial," ujar Khofifah dikutip Selasa (17/11).

Khofifah melanjutkan, sebagaimana amanat Permendag Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2021, pembiayaan masih fokus pada penanganan dampak Covid-19. Karenanya diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah untuk percepatan penanganan Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan, RAPBD Jatim terbagi dua. Yakni pendapatan Rp 30,74 triliun dan pembiayaan sebesar Rp 32,4 triliun.

"Sisanya nanti dari SiLPA (Sisa Lebih perhitungan Anggaran)" kata Heru.

Ia mengatakan, porsi anggaran terbesar di dinas pendidikan mencapai Rp 12,4 triliun. Ia mengungkapkan, ada beberapa kebutuhan untuk BPOPP (Dana Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan), pembangunan sekolah, BOS (bantuan operasional sekolah daerah). Kemudian ada pembenahan lagi sekolah-sekolah seperti di Madiun, Malang, dan beberapa daerah lainnya.

Berdasarkan nota keuangan gubernur, anggaran kesehatan menempati urutan kedua terbanyak dengan Rp 4,5 triliun. Anggaran ini diprioritaskan untuk Jatim Sehat, terutama penanganan Covid-19.

Kemudian diikuti pekerjaan umum dan penataan ruang ruang yang dialokasikan sebesar Rp 3,6 triliun. Anggaran itu dibagi untuk perbaikan fasilitas jalan dan jembatan, penanganan banjir di dinas pekerjaan umum dan sumber daya air, serta di dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan cipta karya untuk sistem penyediaan air minum, termasuk penataan dan rehabilitasi bangunan milik negara.

Sementara untuk dinas koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dianggarkan Rp 87 miliar. Heru menyebutkan, anggaran UMKM ini sebenarnya besar. Namun tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Karena ini tersebar di dinas lain. Seperti di perikanan ada UMKM, di Disperindag ada UMKM, di pertanian pun ada UMKM," kata dia.

Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur Daniel Rohi merasa prihatin terhadap Rancangan APBD Jatim 2021. "Saat ini sedang krisis ditengah pandemic Covid-19. Seharusnya anggaran untuk pemulihan ekonomi harus besar, jangan hanya Rp 1,6 T. Sangat memprihatinkan sekali dan tidak memperhatikan anggaran yang pro rakyat,” ungkapnya.

Politisi PDIP ini mengatakan UMKM seharusnya menjadi prioritas dari Pemprov Jatim dalam upaya pemulihan ekonomi di Jatim terdampak Covid-19.

“UMKM ini penting sekali sebagai penyumbang terbesar bagi perekonomian di Jatim, terlebih dalam menyumbang lapangan pekerjaan. Banyak koperasi yang perlu disuntik modal dan dibenahi,” tandas dia.

Pihaknya berharap ke depan anggaran perekonomian bisa dinaikkan oleh Pemprov Jatim. (ji/nt/rol)

Berita Terbaru

Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id – Isu narkoba kembali menjadi sorotan di Jawa Timur. Kali ini, kabar tersebut menyeret nama oknum anggota DPRD Kabupaten Malang b…

Cegah Kejahatan Jalanan di Mamuju, Tim URC Polda Sulbar Gencarkan Patroli Hingga Dini Hari

Cegah Kejahatan Jalanan di Mamuju, Tim URC Polda Sulbar Gencarkan Patroli Hingga Dini Hari

Rabu, 30 Sep 2026 11:16 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:16 WIB

MAMUJU — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat menggencarkan patroli malam hingga dini hari sebagai l…

Sidak Kendaraan dan Rusun Dinas, Kapolda Sulbar: Fasilitas Negara Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Sidak Kendaraan dan Rusun Dinas, Kapolda Sulbar: Fasilitas Negara Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Rabu, 30 Sep 2026 09:46 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:46 WIB

POLDA SULBAR- Kapolda, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta melakukan sidak langsung terhadap kondisi kendaraan operasional dan fasilitas rumah susun (rusun) dinas…

"AROMA KONGKALIKONG" CAGAR BUDAYA : Menelusuri Jejak Misterius Tukar Guling Eks Penjara Koblen ke Tangan Swasta

"AROMA KONGKALIKONG" CAGAR BUDAYA : Menelusuri Jejak Misterius Tukar Guling Eks Penjara Koblen ke Tangan Swasta

Rabu, 30 Sep 2026 09:43 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:43 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Di balik kokohnya pagar tembok setinggi 3,5 meter di kawasan Bubutan, Surabaya, tersimpan sebuah ironi besar sejarah yang digadaikan.…

KPK Periksa Dosen Unbraw Malang, Calon Promotor Mantan Wamenimipas Silmy Karim

KPK Periksa Dosen Unbraw Malang, Calon Promotor Mantan Wamenimipas Silmy Karim

Selasa, 29 Sep 2026 21:29 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 21:29 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas Brawijaya (Unbraw), Romy Hermawan. Dia akan…

Bawa 25,4 Kg Sabu dalam Alphard, Dua Kurir Diadili

Bawa 25,4 Kg Sabu dalam Alphard, Dua Kurir Diadili

Selasa, 29 Sep 2026 16:37 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYA – Dua terdakwa kasus narkotika, Sonny Pentury alias Ambon dan Iwan Wahyudi alias Iwan, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, S…